Index Artikel

Pengaruh perendaman benih dalam CaO dan pemupukan P dan K terhadap pengendalian keracunan besi pada tanaman padi di lahan sulfat masam potensial



Lahan pasang surut sulfat masam cukup luas dan potensial untuk perluasan pertanian. Kendala yang dihadapi terutama adalah cekaman keracunan besi. Hal tersebut berpotensi menyebabkan turunnya hasil padi. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh-pengaruh dari perlakuan benih dan pemupukan P dan K terhadap pengendalian keracunan besi pada lahan sulfat masam potensial. Penelitian ini dilaksanakan di KP Belandean pada MK 2007. Rancangan Acaka Kelompok dengan 3 ulangan. Varietas padi yang digunakan adalah Batanghari ditanam pada petakan berukuran 4 m x 9 m dengan jarak tanam 20 cm x 20 cm. Paket perlakuan kombimasi perlakuan benih dan pemupukan P dan K sbb. 1. (25-90-75) 2. (50-90-75) 3. (75-90-75) 4. (100-90-75) 5. (125-90-75) 6. (75-30-75) 7. (75-60-75) 8. (75-120-75) 9. (75-150-75) 10. (75-90-25) 11. (75-90-25) 12. (75-90-100) 13. (75-90-125) 14. (0-90-75) 15. (0-0-0) kg/ha % CaO-kg/ha P2O5-K2O. Hasil menunjukkan bahwa dengan memberikan pupuk posfat dengan dosis 90 kg/ha P2O5 dan kalium dengan dosis 100-125 kg/ha K2O yang dikombinasikan dengan pemberian CaO 75% dari bobot benih merupakan kombinasi yang terbaik untuk mengendalikan keracunan besi.



Informasi Detail

Judul Seri
-
Kode Buku
574.05 BER
No Reg
-
Penerbit Bag.serial Berita Biologi: Jurnal Ilmu-Ilmu Hayati. Pusat Penelitian Biologi-LIPI : .,
Deskripsi Fisik
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 417-423
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Edisi
No. 4. Vol. 10 April-2011
Subjek
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini