Index Artikel

Infeksi Salmonella enteritidis pada Telur Ayam dan Manusia serta Resistensinya terhadap Antimikroba1 [Salmonnella enteritidis Infection in Chicken Eggs and Human and its Antimicrobial resistence profiles]



Salmonella enteritidis merupakan bakteri patogenik pada ayam dan manusia yang bersifat re-emerging foodborne pathogen. Pemekaian antimikroba yang tidak tepat untuk pencegahan dan pengobatan penyakit pada hewan dan manusia dikawatirkan dapat mengakibatkan timbulnya resistensi antimikroba pada bakteri. Sampel berupa telur ayam diambil dari pasar peternakan ayam petelur (leyer) peternakan pembibitan (Grant Parent Stock) dan anal swab dari Rumah sakit dan Laboratorium Mikrobiologi. Identifikasi bakteri dilakukan dengan isolasi dan biotiping menggunakan media khusus untuk Salmonella sedangkan serotiping menggunakan antiserum spesifik somatik O (1 9 dan 12) dan flagela H (m). Uji resistensi antimikroba menggunakan metode agar difusi memakai kertas cakram dengan metode tuang. Hasil isolasi dan identifikasi menunjukkan bahwa sebanyak 9 dari 122 (7 4%) sampel telur konsumsi dan 7 dari 23 (30 4%) sampel telur tetas mengandung (positif) Salmonella spp. Dari 51 sampel anal swab pasien penderita gastronteritis semuanya negatif Salmonella spp. Hasil serotiping terhadap Salmonella spp. asal telur konsumsi ternyata sebanyak 7 dari 9 (77 8%) dan 7 dari 7 (100%) asal telur tetas adalah S. entiritidis. Dari 15 isolat Salmonella spp asal manusia koleksi Balai Besar Penelitian Veteriner Bogor ditemukan sebanyak 14 (93 3%) S. entiritidis. Profil risistensi antimikroba isolat S. entiritidis asal telur menunjukkan resistensi yang tinggi terhadap streptomisin (42 9%) neomisin (85 9%) doksisiklin (64 3%) dan siprofloksasin (57 1%) Sedangkan isolasi S. entiritidis asal manusia menunjukkan resistensi yang tinggi terhapat streptomisin (50 0%) neomisin (85 7%) tetrasiklin (42 9%) dan doksisiklin (42 9%). Profil multiresistensi isolat S. entiritidis asal telur terbanyak terhadap 2-3 jenis antimikroba dan isolasi S. entiritidis asal manusia terbanyak resistensi terhadap lebih dari 5 jenis antimikroba.



Informasi Detail

Judul Seri
-
Kode Buku
574.05 BER
No Reg
-
Penerbit Bag.serial Berita Biologi: Jurnal Ilmu-Ilmu Hayati. Pusat Penelitian Biologi-LIPI : .,
Deskripsi Fisik
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 771 - 779
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Edisi
No. 6. Vol. 10 Desember-2011
Subjek
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini