

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-54879">
 <titleInfo>
  <title>Pengaruh beban-impak kapal terhadap bangunan pengaman pilar jemabatan fender (Impact load effect of barge to bridge pier fender)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>N. Retno Setiati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bag.serial Jurnal Jalan - jembatan: Puslitbang Jalan dan Jembatan Badan Litbang Kementrian Pekerjaan Umum</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 34 - 45</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tumpukan kapal terhadap jembatan sering terjadi dan dapat mengakibatkan kerusakan mauapaun keruntuhan struktur jembatan. Runtuhnya jembatan dapat berakibat pada kerugian baik dari segi ekonomis ataupun korban jiwa. Untuk mengurangi resiko terjadinya kerusakan tersebut diatas  perlu dirancang bangunan pengaman pilar jembatan terhadap lalu-lintas kapal. Sistem pelindung jembatan harus didesain tidak hanya melindungi struktur jembatan tetapi juga digunakan untuk melindungi kapal dan lingkungan yang dapat mengakitban kerusakan. Penulisan ini bertujuan untuk mengidentifikasi beberapa ketentuan dalam kriteria desain terkait fender sesuai dengan kodisi dan lokasi jembatan tersebut. Sistem pengamanan di lokasi sungai berbeda dengan sistem pengamanan di laut. Dalam penulisan ini dibahas contoh studi kasus bangunan pengaman pada Jembatan Kutai Kartanegara yang berupa pile supported system. Analisis dilakukan dari evaluasi lalu-lintas air dan analisis terhadap struktur bangunan. Metodologi yang digunakan terdiri dari menentukan karakteristik lalu-lintas sungai Mahakam  jalur pelayaran  kecepatan impak rencana  energi impak tongkang  dan analisis struktur dari bangunna pengamanan Jembatan Kutai Kertanegara. Dari analisis diperoleh bahwa dengan beban impak sebesar 682 59 kN akibat tongkang tipe 300 feet menghasilkan defleksi (pergerakan) maksimum pada fender sebesar 0 21 meter artinya bahwa fender yang tertumpuk tongkang tidak diperkanankan menyebabkan terjadinya defleksi lebih dari 12%</note>
 <subject authority="">
  <topic>1. JEMBATAN - SISTEM PENGAMANAN</topic>
 </subject>
 <classification>725.9805 JUR</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-54879</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-08-10 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-08-10 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>