

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-54883">
 <titleInfo>
  <title>Efek reaksi tekan gelagar baja komposit dengan menggunakan metode prakompresi (compressive reaction effect of composite girder with precompression system)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>N. Retno Setiati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bag.serial Jurnal Jalan - jembatan: Puslitbang Jalan dan Jembatan Badan Litbang Kementrian Pekerjaan Umum</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 80 - 96</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Metode prakomparasi merupakan salah satu cara yang digunakan untuk meningkatkan kapasitas dan daya layan jembatan komposit  yaitu dengan memberikan tegangan inisial pada pelat beton lantai jembatan atau gelagar baja. Jembatan jenis prakompresi merupakan hasil inovasi teknologi yang sudah pernah diterapkan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya lawan lendut yang dihasilkan pada gelagar baja komposit akibat pemberian bangkitan reaksi tekan pada komponen struktur gelagar tersebut. Metode prakomparasi diberikan pada gelagar baja sebelum dilakukan pengecoran lantai jembatan. Analisis didukung dengan membuat benda uji berupa balok baja profil IWF 400.300.9.16 bentang 16 m dengan berat 202118.2 N. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa setelah gelagar diberi gaya prakomparasi  lendutan yang terjadi akibat beban hidup lebih kecil dari lendutan sebelum prakompresi yaitu 0 0196 m  lt  0 058 m. Jembatan dengan bentang 16 meter standar dapat menjadi 20 meter prakompresi  sehingga terjadi kenaikan kapasitas struktur jembatan sebesar 25%</note>
 <subject authority="">
  <topic>1. TEKNIK SIPIL - JEMBATAN, METODE PRAKOMPRESI</topic>
 </subject>
 <classification>725.9805 JUR</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-54883</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-08-10 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-08-10 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>