

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-54885">
 <titleInfo>
  <title>Pengaruh bahan tambahan perbahan dasar parafin terhadap campuran beraspal hangat (the effect of parafin based additive on warm mix asphalt)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hendri Hasidi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bag.serial Jurnal Jalan - jembatan: Puslitbang Jalan dan Jembatan Badan Litbang Kementrian Pekerjaan Umum</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 112 - 126</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kualitas campuran beraspal panas sangat dipengaruhi oleh temperatur pencampuran dan pemadatannya yang harus sesuai dengan jenis aspal yang digunakan  karena penurunan temperatur akan menghasilkan    campuran beraspal atau kekerasan yang tidak baik. Hal ini memerlukan disiplin dalam pengerjaannya disamping temperatur yang tinggi tersebut memerlukan penggunaan bahan bakar dan emisi yang cukup besar. Tulisan ini membahas pengaruh bahan tambah berbahan dasar parafin pada campuran beraspal panas untuk lapisan aus (wearing course) berdasarkan hasil percobaan dan analisa di laboratorium. Kadar bahan tambah berbahan dasar parafin yang optimal untuk penambahan ke campuran beraspal ialah 1% terhadap berat aspal  dimana campuran tersebut dapat menurunkan temperatur pencampuran / pemadatan sebesar 31oC terhadap temperatur campuran aspal panas tanpa bahan tambah dari 157oC menjadi 126oC  dengan kualitas campuran dan nilai parameter yang setara dan masih memenuhi persyaratan campuran yang ditentukan. Parameter campuran yang sudah mengalami perubahan akibat penurunan temperatur campuran dan pemadatan  ialah parameter rongga dalam campuran (VIM)  Marshall Quotient dan stabilitas rendaman sedangkan  stabilitas langsung  kepadatan  rongga antar agregat (VMA)  rongga berisi aspal (VFB) tidak mudah terpengaruh. Pengaruh kadar bahan tambah berbahan dasar parafin terhadap kecepatan penurunan modulus campuran beraspal pada temperatur pengujian 25oC ke 35oC hampir sama. Penurunan temperatur pencampuran dan pemadatan sebesar 31oC  dapat menunjang pembangunna jalan ramah lingkungan  karena dapat menurunkan emisi gas CO2 sebesar 54%</note>
 <subject authority="">
  <topic>1. ASPAL - PARAFIN</topic>
 </subject>
 <classification>725.9805 JUR</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-54885</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-08-10 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-08-10 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>