

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-54903">
 <titleInfo>
  <title>Pengaruh kandungan asphaltene terhadap sifat reologi dan penuaan aspal (the effect of asphaltenes on rheological and aging characteristics of asphalt)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Madi Hermadi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bag.Serial Jurnal Jalan - jembatan: Puslitbang Jalan dan Jembatan Badan Litbang Kementrian Pekerjaan Umum</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 164 - 179</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sering kali ditemui aspal harus dimodifikasi karena memiliki kualitas yang tidak memadai untuk perkerasan jalan. Salah satu cara modifikasi adalah dengan rekayasa komposisi kimia. untuk keperluan tersebut  perlu diketahui korelasi yang signifikan antara komponen kimia dengan kualitas aspal  terutama sifat reologi dan penuaan. Namun kajian pustaka menunjukkan sampai saat ini korelasi tidak signifikan. Pada penelitian ini telah dilakukan pengkajian hubungan antara salah satu komponen aspal  yaitu Asphaltenes  dengan sifat reologi dan penuaan aspal. Penelitian dilakukan dengan mengekstraksi Asphaltenes dari dua aspal yang berbeda  yaitu aspal mimyak dan bitumen asbuton  dengan cara Rostler (ASTM D2006) dan Corbett (ASTM D4124). Selanjutnya masing-masing Asphaltenes ditambahkan ke dalam media aspal    sebanyak 0%  5%  dan 10% serta dicampur homogen. Perubahan reologi dan penuaan aspal akibat penambahan Asphaltenes dianalisis secara statistik. Hasilnya menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antara Asphaltenes aspal minyak dengan jenis aspal. Pola pengaruh kandungan Asphaltenes metode Rostler relatif sama dengan metode Corbett  namun nilainya tidak persis sama. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh perbedaan pelarut yang digunakan. Pengaruh Asphaltenes terhadap penuaan menunjukkan Asphaltenes berkonstribusi terhadap kecepatan penuaan sehingga harus diakomodir dalam index penuaan dengan kereaktifan tertentu. Hal ini berbeda dengan indeks durabilitas RDR dan GR yang tidak mengakomodirnya.</note>
 <subject authority="">
  <topic>1. ASPAL, PENUAAN&#13;2. ASPHALTENES</topic>
 </subject>
 <classification>725.9805 JUR</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-54903</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-08-11 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-08-11 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>