Detail Cantuman
Pencarian SpesifikIndex Artikel
Proses alih status sosial melalui tradisi dem-deman (plakat waris) dan ngnger (ikut keluarga) di Kaliori Rembang
Banyak konflik berkaitan dengan pemilikan tanah termasuk pewarisan keluarga. Tanah menjadi elemen terpenting kehidupan manusia dan peningkatan kesejahteraan. Tanah memiliki fungsi ekonomi simbolik dan nilai kosmologi yang menandakan hubungan antara kebutuhan dengan pandangan tentang nilai diri dan peningkatan status. Ekspresi kekuasaan membuat keselarasan menjauh bahkan tidak lagi bernilai kosmologis kecuali hanya aset alih status sosial. Isu nasionalisasi aset dan penguasaan tanah yang diusung PKI 1960-an ikut menisbikan nilai kosmologi yang sebelumnya dipegang masyarakat tentang alih status yang baik dalam tradisi dem-deman dan ngenger. Pertanyaannya bagaimana masyarakat menciptakan kedua tradisi itu sebagai mekanisme alih status sosial ditengah situasi pilitik yang berdinamika Penelitian etnografi ini menyimpulkan dalam konteks waktu dan ruang Kaliori Rembang tanah tidak sertamerta dilihat dari fungsi ekonomisnya juga menjadi penyebab pemicu konflik dan mekanisme alih status sosial
Informasi Detail
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| Kode Buku |
905.072 PAT
|
| No Reg |
-
|
| Penerbit | Bag.Serial Patrawidya: Balai Pelestarian Nilai Budaya Yogyakarta : ., |
| Deskripsi Fisik |
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 31 - 52
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Edisi |
No. 1. Vol. 14 Maret-2013
|
|---|---|
| Subjek | |
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain