Index Artikel

Pedagang angkringan sebagai entitas ekonomi di Kota Yogyakarta: "Pelarian atau menjanjikan?"



Penelitian ini berutujan untuk mengungkap karakteristik sosial ekonomi pegadang angkriangn di Kota Yogyakarta dan apakah sebagai bentuk pelarian dari sektor lain atau merupakan profesi yang mapan. Metode yang digunakan dalam penelitan ini adalah survai terhadap 45 pedagang angkringan dan wawancara mendalam kepada beberapa infoman untuk pengumpulan data. Pengolahan dan analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pedagang angkringan bervariasi dari SD SMP hingga SMA. Pedagang angkringan sebagian besar adalah tenaga kerja lokal berasal dari Kota Yogyakarta sebagian lagi pekerja migran berasal dari Kabupaten Klaten dan Gunung Kidul. Penghasilan yang mampu diperoleh berkisar antara Rp 600.000 - Rp 1.500.000 per bulan. Hanya 8 8% pedagang angkringan yang penghasilannya di bawah UMR DIY tahun 2012 (Rp 892.660) Penelitian ini juga menemukan bahwa usaha angkringan adalah sebuah profesi yang cukup mapan



Informasi Detail

Judul Seri
-
Kode Buku
905.072 PAT
No Reg
-
Penerbit Bag. Serial Patrawidya: Balai Pelestarian Nilai Budaya Yogyakarta : .,
Deskripsi Fisik
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 211 - 230
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Edisi
No. 2. Vol. 14 Juni-2013
Subjek
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini