

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-55065">
 <titleInfo>
  <title>Analisis Mikrostruktur dan Kimia Terhadap Hasil Korosi pada Ingot AlFeNiMg</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Anwar Muchsin, Futichah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bag.serial Urania : Jurnal Ilmiah Daur Bahan Bakar Nuklir. Badan Tenaga Nuklir Nasional Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 100-108</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Mikrostruktur dan komposisi kimia sangat berpengaruh terhadap ketahanan korosi paduan aluminium. Dalam penelitian ini telah dilakukan analisis mikrostruktur dan komposisi kimia pada hasil korosi ingot AlFeNiMg. Bahan yang digunakan adalah ingot paduan AlFeNi yang telah ditambah dengan Mg  dengan komposisi unsur pemadu 1% berat Fe  1% berat Ni dan 1% berat Mg. Ingot dipanaskan dalam tungku pada temperatur 500 deg C selama 1 jam kemudian didinginkan dengan cepat dalam air dan dianil pada temperatur 500 deg C selama 1 5 jam. Paduan AlFeNiMg hasil perlakuan panas selanjutnya dilakukan uji korosi dalam autoclave dengan variasi temperatur 75 deg C  125 deg C  175 deg C dan waktu uji 9 hari (216 jam)  18 hari (432 jam) dan 27 hari (648 jam). Sampel hasil uji korosi dilakukan uji metalografi (mikroskop optik  SEM) serta analisis komposisi kimia menggunakan alat SEM-EDS. Hasil analisis mikrostruktur menunjukkan bahwa pada temperatur uji korosi 75 deg C  125 deg C dan 175 deg C dengan rentang waktu 216 - 648 jam terjadi peningkatan lapisan oksida (korosi) mengikuti korelasi parabolik  dengan persamaan masing-masing   0 008 x 0 8846   untuk temperatur uji 75 deg C  h   1 x 10-6t2 - 0 0007t   4 1 untuk temperatur uji 125 deg C dan h   -2 x 10-5t2   0 0227t   2 3 untuk temperatur uji 175 deg C  dengan h adalah tebal lapisan dalam  mu m dan t adalah waktu uji korosi dalam jam. Temperature uji korosi 125 deg C dengan rentang waktu 216 - 648 jampada paduan menunjukkan sifat paduan AlFeNiMg yang stabil dengan terbentuknya lapis lindung oksida di permukaan logam sangat kompak dan bisa berfungsi sebagai penghambat proses korosi selanjutnya. Dari hasil analisis kimia diperoleh informasi bahwa unsur Fe dan Ni pada logam paduan AlFeNiMg  lebih cenderung membentuk senyawa fasa kedua Al9FeNi  Al3Fe dan Al3Ni. Sedangkan unsur Mg dan Al membentuk senyawa oksida dan hidroksida  dan peran unsur Mg lebih besar dalam membentuk lapis lindung oksida yang stabil  homogen  padat dan kompak.</note>
 <subject authority="">
  <topic>1. PADUAN AL&#13;2. ALFENIMG&#13;3. KIMIA MIKRO</topic>
 </subject>
 <classification>621.48 URA</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-55065</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-08-20 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-08-20 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>