

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-55440">
 <titleInfo>
  <title>Analisis Keterlambatan Pengapian (Ignition Delay) Pada Mesin Diesel Ber-Bahan Bakar Ganda</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Arifin Siagian</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bag. Serial Jurnal Imiah Teknologi Energi: Balai Besar Teknologi Energi (B2TE) Deputi Bidang Teknologi Informasi, Energi dan Meterial Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 55-64</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pada mesin diesel ada tenggang waktu antara sejak dimulainya penginjeksian solar (periode injeksi) ke dalam silinder bakar mesin  kemudian terbentuk campuran udara embun solar (mixture) sampai terjadi titik api yang mula-mula. Tenggang waktu ini disebut ignition delay atau keterlambatan pengapian. Ignition delay adalah suatu parameter yang sangat berpengaruh terhadap awal sampai akhir proses pembakaran dalam silinder bakar mesin  oleh sebab itu sangat menentukan performa dan emisi gas buang mesin.  Pada pengujian di sini Bahan Bakar Gas (BBG)  yaitu   propana  metana  dan hidrogen masing-masing dialirkan ke dalam silinder bakar mesin diesel konvensional  sebagai mesin dual-fuel  setelah bercampur dengan udara oleh sebuah mixer yang diperlengkapi di dalam intake port. kemudian ignition delay bahan bakr solar yang disemprotkan langsung ke dalam silinder mesin dengan jumlah kecil (hanya sebagai pemicu api saja atau pilot autoignition) tersebut dianalisis dan dievaluasi.  Diketahui dari hasil pengujian ini  bahwa   perubahan rasio spesifik panas dan konsentrasi mol oksigen campuran udara BBG sangat berpengaruh terhadap ignition delay.</note>
 <subject authority="">
  <topic>1. MOTOR BAKAR - PERIODE INJEKSI&#13;2. KETERLAMBATAN PENGAPIAN</topic>
 </subject>
 <classification>605.072 TEK</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-55440</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-09-15 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-09-15 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>