Index Artikel

Analisis Keterlambatan Pengapian (Ignition Delay) Pada Mesin Diesel Ber-Bahan Bakar Ganda



Pada mesin diesel ada tenggang waktu antara sejak dimulainya penginjeksian solar (periode injeksi) ke dalam silinder bakar mesin kemudian terbentuk campuran udara embun solar (mixture) sampai terjadi titik api yang mula-mula. Tenggang waktu ini disebut ignition delay atau keterlambatan pengapian. Ignition delay adalah suatu parameter yang sangat berpengaruh terhadap awal sampai akhir proses pembakaran dalam silinder bakar mesin oleh sebab itu sangat menentukan performa dan emisi gas buang mesin. Pada pengujian di sini Bahan Bakar Gas (BBG) yaitu propana metana dan hidrogen masing-masing dialirkan ke dalam silinder bakar mesin diesel konvensional sebagai mesin dual-fuel setelah bercampur dengan udara oleh sebuah mixer yang diperlengkapi di dalam intake port. kemudian ignition delay bahan bakr solar yang disemprotkan langsung ke dalam silinder mesin dengan jumlah kecil (hanya sebagai pemicu api saja atau pilot autoignition) tersebut dianalisis dan dievaluasi. Diketahui dari hasil pengujian ini bahwa perubahan rasio spesifik panas dan konsentrasi mol oksigen campuran udara BBG sangat berpengaruh terhadap ignition delay.



Informasi Detail

Judul Seri
-
Kode Buku
605.072 TEK
No Reg
-
Penerbit Bag. Serial Jurnal Imiah Teknologi Energi: Balai Besar Teknologi Energi (B2TE) Deputi Bidang Teknologi Informasi, Energi dan Meterial Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) : .,
Deskripsi Fisik
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 55-64
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Edisi
No. 11. Vol. 1 Agustus-2010
Subjek
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini