Index Artikel

Wind Farm Design for Oelbubuk in East Nusa Tenggara, Indonesia



Rasio elektrifikasi NTT 28 7% pada tahun 2008. Pengkajian secara teknis dan ekonomis untuk mengetahui kemungkinanpenerapan ladang angin (wind farm)di propinsi NUsa Tenggara Timur (NTT) diarahkan untuk berkontribusi dalam upaya meningkatkan rasio kelistrikan di provinsi ini. Beberapa lokasi memiliki kecepatan angin rata-rata tahunan lebih besar dari 5 m/detik dan densitas tenaga angin lebih dari 300 Watt/m2. Wind Farm diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada Pembangkit Listrik tenaga Diesel (PLTD) dan merupakan usaha mengurangi emisi CO2. Disini dipaparkan hasil survey pemilihan Sistem Konversi Energi (SKEA) dan simulasi untuk mendapatkan konfigurasi angin untuk lokasi Oelbubuk di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) di NTT. Evaluasi dari tiga SKEA berbeda yang memiliki kapasitas lebih besar dari 250kW per unit dan disain formasi peletakannya juga dijelaskan. Pengkajian fasilitas pembangkit listrik tenaga disel (PLTD) di KOta SOE profil beban pada tahun 2008 dan kemungkinan interkoneksi untuk wind farm juga diuraikan.



Informasi Detail

Judul Seri
-
Kode Buku
605.072 TEK
No Reg
-
Penerbit Bag. Serial Jurnal Imiah Teknologi Energi: Balai Besar Teknologi Energi (B2TE) Deputi Bidang Teknologi Informasi, Energi dan Meterial Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) : .,
Deskripsi Fisik
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 1-20
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Edisi
No. 12. Vol. 1 Februari-2011
Subjek
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini