

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-56239">
 <titleInfo>
  <title>Perilaku berisiko peternak unggas dan kejadian flu burung di Desa Mojotamping Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto Provinsi Jawa Timur</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Noor Edi Widya Sukoco;Setia Pranata</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bag.serial Buletin Penelitian Sistem Kesehatan: Pusat Humaniora Kebijakan Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat. Kementrian Kesehatan RI</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 47-54</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelusuran flu burung dapat terjadi bila ada kontak dengan unggas mati atau unggas sakit. Kotoran unggas (pupuk kandang) dan lingkungan yang tercemar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengambil resiko peternak (pemilik) unggas terinfeksi virus flu burung (H5N1) dengan metode pendekatan perilaku dan observasi partisipatif di masyarakat. Metode penelitian yang diterapkan adalah observasi partisipatif dan wawancara mendalam. Wawancara mendalam dimaksudkan untuk menentukan faktor yang mendasari perilaku terkait flu burung  seperti faktor sosial dan budaya. Masih banyak perilaku berisiko dari penduduk yaitu tidak melaporkan adanya kejadian unggas mati mendadak  penanganan unggas mati yang salah  mengkonsumsi ayam sakit  mengkonsumsi kuning telur mentah  tidak pernah menggunakan alat pelindung diri ketika kontak dengan unggasnya. Telah ditemukan kasus seorang warga yang meninggal dunia dengan indikasi positif terinfeksi virus H5N1 di lokasi penelitian. Kesimpulan penelitian ini adalah peternak penjual  dan pembeli yang tidak menggunakan alat pelindung diri ( APD) dan enggan melaporkan jika ada unggas yang mati mendadak dapat mempercepat penularan virus flu burung.    </note>
 <subject authority="">
  <topic>1. FLU BURUNG&#13;2. PERILAKU BERISIKO&#13;3. UNGGAS</topic>
 </subject>
 <classification>613.072 BUL</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-56239</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-11-24 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-11-24 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>