Detail Cantuman
Pencarian SpesifikIndex Artikel
Perilaku berisiko peternak unggas dan kejadian flu burung di Desa Mojotamping Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto Provinsi Jawa Timur
Penelusuran flu burung dapat terjadi bila ada kontak dengan unggas mati atau unggas sakit. Kotoran unggas (pupuk kandang) dan lingkungan yang tercemar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengambil resiko peternak (pemilik) unggas terinfeksi virus flu burung (H5N1) dengan metode pendekatan perilaku dan observasi partisipatif di masyarakat. Metode penelitian yang diterapkan adalah observasi partisipatif dan wawancara mendalam. Wawancara mendalam dimaksudkan untuk menentukan faktor yang mendasari perilaku terkait flu burung seperti faktor sosial dan budaya. Masih banyak perilaku berisiko dari penduduk yaitu tidak melaporkan adanya kejadian unggas mati mendadak penanganan unggas mati yang salah mengkonsumsi ayam sakit mengkonsumsi kuning telur mentah tidak pernah menggunakan alat pelindung diri ketika kontak dengan unggasnya. Telah ditemukan kasus seorang warga yang meninggal dunia dengan indikasi positif terinfeksi virus H5N1 di lokasi penelitian. Kesimpulan penelitian ini adalah peternak penjual dan pembeli yang tidak menggunakan alat pelindung diri ( APD) dan enggan melaporkan jika ada unggas yang mati mendadak dapat mempercepat penularan virus flu burung.
Informasi Detail
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| Kode Buku |
613.072 BUL
|
| No Reg |
-
|
| Penerbit | Bag.serial Buletin Penelitian Sistem Kesehatan: Pusat Humaniora Kebijakan Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat. Kementrian Kesehatan RI : ., |
| Deskripsi Fisik |
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 47-54
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Edisi |
No. 1. Vol. 15 Januari-2012
|
|---|---|
| Subjek | |
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain