Index Artikel

Pengaruh memelihara ternak dalam rumah terhadap kecenderungan meningkatnya resiko infeksi saluran pernapasan akut



Sanitasi lingkungan yang jelek berpengaruh terhadap penyebaran penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). Data tentang penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) ditanyakan pada riskesdas 2007 namun tidak diketahui penyebabnya. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengukur hubungan pemeliharaan unggas sebagai salah satu variabel sanitasi lingkungan dengan kejadian ISPA pada provinsi prevalensi tinggi di Indonesia. Metode penelitian studi crossectional. Data yang dipakai adalah data riskesdas tahun 2007. Responden ISPA adalah responden yang pernah didiagnosa menderita ISPA oleh tenaga medis dan mempunyai gejala ISPA dalam kurun waktu 12 bulan yang lalu. Dari 266.302 responden 25 703 (9 6%) responden terdiagnosa dan punya gejala ISPA. Kecenderungan resiko terkena ISPA bervariasi setiap variabel determinan. Antara lain kecenderungan risiko responden yang mempunyai unggas yang tanpa dikandangkan mempunyai risiko 0 97 kali (ORa 1 01 95% Cl 0 97-1 06) sedang responden yang memelihara unggas yang dikandangkan diluar rumah akan berisiko 1 01 (ORa 1 04 95% Cl 1 01-1 21) sedang responden yang memelihara unggas yang dikandangkan didalam rumah akan berisiko 1 41 ( ORa 1 08 95%Cl 1 02-1 14) sebagai pembanding adalah responden yang tidak mempunyai unggas. Kesimpulan bahwa responden dengan ternak unggas mempunyai resiko terkena ISPA setelah diajust dengan provinsi umur daerah administras jalan raya TPA pabrik terminal bengkel. rumah potong hewan.



Informasi Detail

Judul Seri
-
Kode Buku
613.072 BUL
No Reg
-
Penerbit Bag.serial Buletin Penelitian Sistem Kesehatan ( Bulletin of Health System Research. Pusat Humaniora Kebijakan Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat. Kementrian Kesehatan RI : .,
Deskripsi Fisik
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 83-90
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Edisi
No. 1. Vol. 15 Januari-2012
Subjek
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini