Index Artikel

Profil kesehatan gigi penduduk usia 12 tahun keatas di Indonesia tahun 2007



Tujuan umum analisis lanjutmenentuka gambaran keshatan gigi pada penduduk usia 12 tahun ke atas di Indonesia. Tujuan khususnya adalah menentukan prevalensi karies gigi di tingkat profinsi pada penduduk usia 12 tahun keatas di Indonesia menentukan prevalensi karies gigi berdasarkan karakteristik sosiodemografi pada penduduk usia 12 tahun keatas di Indonesia menentukan determinan yang berhubungan dengan kesehatan gigi pada penduduk usia 12 tahun ke atas di Indonesia menentukan besarnya determinan yang berhubungan dengan kesehatan gigi pada penduduk usia 12 tahun ke atas di Indonesia menentukan besaran risiko (odd Ratio) dari determinan yang berhubungan dengan kesehatan gigi pada penduduk usia 12 tahun ke atas di Indonesia dan menentukan angka DMF-T pada penduduk Indonesia yang berumur di atad 12 tahun ke atas di Indonesia. Disain analisisnya adalah deskriptif (estimasi prevalensi) dan analitik (hubungan variabel independen terhadap variabel dependen serta besaran risiko/RO). Beberapa provinsi yang menunjukan prevalensi terbanyak pada tingkat keparahan karies sangat tinggi adalah provinsi Jambi Bangka Belitung Kalimantan Barat Kalimantan Selatan dan Sulawesi Utara. Hasil analisis univariat mengenai tingkat keparahan karies gigi masyarakat di daerah perkotaan dan pedesaan menunjukan bahwa di kedua daerah tersebut prevalensi tertinggi adalah sangat rendah (perkotaan 38% dan pedesaan 35%). Tingkat keparahan karies gigi masyarakat di daerah perkotaan dan perdesaan menunjukan di kedua dearah tersebut prevalensi tertinggi adalah karies sangat rendah perkotaan (38% dan perdesaan 35%). hasil analisis bivariat berdasarkan karakteristik sosiodemografi menunjukan bahwa penduduk yang tinggal di wilayah perdesaan berisiko untuk mengalami karies berat sebersar 1 329 kali dibandingkan penduduk yang tinggal diwilayah perkotaan. Perempuan lebih lebih berisiko 2 186 kali dar pria untuk terjadinya karies berat. Orang-orang yang tidak teratur menggosok gigi mempunyai resiko menderita karis berat sebesar 1 166 di bandingkan mereka yang teratur menggosok gigi. Penggunaan rokok/tembakau tanpa filter ternyata sangat mempengarui kejadian karies berat. Mereka yang mempunyai kebiasaan berisiko untuk menderita karies berat sebesar 1 461 kali dibandingkan masyarakat yang menggunakan rokok/tembakau dengan filter. Determinan akhir yang berpengaruh terhadap tingkat keparahan karies gigi setelah beberapa kali dilakukan uji analisis multivariat adalah tipe wilayah umur secara keseluruhan umur 26-44 tahun umur gt / 45 tahun pendidikan penduduk yang tamat SLTA dan pendidikan perguruan tinggi menggunakan rokok/tembakau tanpa filter (5) dan penduduk laki-laki.



Informasi Detail

Judul Seri
-
Kode Buku
613.072 BUL
No Reg
-
Penerbit Bag.serial Buletin Penelitian Sistem Kesehatan ( Bulletin of Health System Research. Pusat Humaniora Kebijakan Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat. Kementrian Kesehatan RI : .,
Deskripsi Fisik
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 126-132
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Edisi
No. 2. Vol. 15 April-2012
Subjek
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini