Index Artikel

Kebijakan penempatan apoteker di puskesmas



Dalam Peraturan Pemerintah RI Nomor 51 Tahun 2009 disebutkan pelayanan resep dokter di pelayanan kefarmasian (salah satunya puskesmas) harus dilakukan oleh apoteker. Saat ini hanya 10% puskesmas yang memiliki apoteker. Belum diketahui bagaimana kebijakan penempatan apoteker dipuskesmas dan permasalahan yang terkait penempatan apoteker di puskesmas. Tujuan penelitian adalah mendapatkan informasi tentang peran institusi daerah terkait dengan kebijakan penempatan apoteker di puskesmas dan hambatannya. Hasil penelitian diharapkan sebagai masukan bagi pihak yang terkait untuk meningkatkan jumlah dan peran apoteker di puskesmas. Penelitian potong lintang (croos sectional) dengan pendekatan kualitatif dilakukan terhadap instansi daerah yang terkait dengan peran apoteker di puskesmas pada tahun 2011. Lokasi penelitian dipilih berdasarkan keberadaan perguruan tinggi farmasi yang terakreditasi A atau B di pulau jawa dengan asumsi ketersediaan apoteker memadai untuk bekerja di puskesmas yaitu Provinsi Banten Jawa Barat Daerah Istimewa Yogyakarta Jawa Timur. Dari masing-masing provinsi di ambil satu kota yaitu Kota Tanggerang Kota Bandung Kabupaten Bantul dan Kota Surabaya. Informan untuk wawancara mendalam adalah pejabat dari Dinkes Provinsi Dinkes Kabupaten/Kota Badan Kepegawaian daerah dan kepala puskesmas. Sedangkan informan diskusi kelompok terarah adalah para apoteker yang mewakili Dinkes Kabupaten/Kota puskesmas perawatan perguruan tinggi farmasi (PTF) dan Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia ( PD IAI). Analisis data secara deskriptif kualitatif dengan metoda triangulasi yang meliputi sumber informasi yang berbeda dan metoda pengumpulan data yang berbeda. Hasil sementara di sempurnakan dengan Round Table Discussion di Jakarta dengan mengundang nara sumber dari Binfar Alkes.



Informasi Detail

Judul Seri
-
Kode Buku
613.072 BUL
No Reg
-
Penerbit Bag.serial Buletin Penelitian Sistem Kesehatan ( Bulletin of Health System Research. Pusat Humaniora Kebijakan Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat. Kementrian Kesehatan RI : .,
Deskripsi Fisik
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 133-142
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Edisi
No. 2. Vol. 15 April-2012
Subjek
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini