Detail Cantuman
Pencarian SpesifikIndex Artikel
Kemandirian Masyarakat Dalam Perilaku Pencegahan Penularan penyakit TB paru
Penanggulangan tuberculosis khususnya TB paru di indonesia telah dimulai sejak tahun 1969 namun jumlah penderita TB paru semakin meningkat. Penelitian Kualitatif etnografis ini bertujuan untuk mengkaji upaya kemandirian masyarakat dalam upaya pencegahan penularan penyakit TB paru. cara pengumpulan data observasi partisipatory wawancara mendalam dengan informasi penderita TB paru dan keluarga. lokasi penelitian dikota Pariaman Kabupten Lombok Barat dan Kabupaten Rote Ndao NTT. Hasil analisis dari 4 indikator kemanadirian masyarakat dari sisi knowledge masih rendah mengingat bahwa sebagian besar informasi manganggap penyakit TB paru sebagai penyakit keturunan dan tidak menular. Penyakit Hossa sebutan masyarakat di Kabupaten Rote Ndao. persepsi illness masyarakat di kota Pariaman penyakit TB Paru sebagi penyakit karena Tamakan akibat diguna-guna orang lain yang tidak senang. di kota Lombok barat stigma takut malu sebagai penderita TB sehingga masih banyak persepsi illness masyarakat yang menyebutnya sebagai penyakit batuk lama batuk kering 40 hari dan penyakit asma. kepercayaan/ trust masyarakat masih tergantung pada petugas kesehatan belum ada kader yang memberikan penyuluhan langsung tentang pencegahan penularan. Kemampuan/Capacity masyarakat masih sangat kurang masyarakat masih lebih percaya pada petugas kesehatan dalam memberikan penyuluhan. pemilihan sebagai tenaga PMO (Pengawas Makan Obat) kurang sesuai dengan struktur sosial yang ada di masyarakat. Kabupaten Lobar dengan struktur sosial masyarakat sasak maka tuan guru kiyai dapat sebagai sosial support masyarakat disekitarnya. Kiyai diharapkan dapat mempengaruhi pola pikir masyarakat memotifasi masyarakat agar berPHBS. kabupaten rote Ndao sebagai sosial support dari tokoh gereja demikian pula dengan kota Pariaman keturunan raja dapat memotivasi masyarakatnya. Partisipatory masyarakat dengan memberikan penyuluhan pencegahan penularan penyakit TB paru dalam sebagai wadah atau kelompok baru terlaksana pada kelompok LSM agama asiyah gereja muhammadiyah. Diperlukan upaya kemandirian masyarakat melalui peningkatan partisipatori masyarakat dari berbagai LSM yang lainnya lintas sektor untuk secara terpadu melakukan upaya preventif promotif penanggulangan penyakit TB paru dengan menggalakan kembali sosialisasi rancangan rumah genting kaca ventilasi rumah yang memadai dan perilaku pencegahan penularan dengan PHBS.
Informasi Detail
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| Kode Buku |
613.072 BUL
|
| No Reg |
-
|
| Penerbit | Bag.serial Buletin Penelitian Sistem kesehatan Kementrian kesehatan republik Indonesia Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Pusat Humaniora Kebijakan Kesehatan dan pemberdayaan Masyarakat : ., |
| Deskripsi Fisik |
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 162-169
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Edisi |
No. 2. Vol. 15 April-2012
|
|---|---|
| Subjek | |
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain