

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-56319">
 <titleInfo>
  <title>saintifikasi Jamu Sebagai Upaya terobosan Untuk Mendapatkan Bukti Ilmiah Tentang Manfaat dan Keamanan Jamu</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Siswanto</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bag. Serial Buletin Penelitian Sistem Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Pusat Humaniora Kebijakan Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat.</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 203-2011</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Jamu merupakan warisan turun temurun kearifan lokal masyarakat indonesia untuk memelihara kesehatan dan menyembuhkan penyakit. Namun damikian  sabagai    pengobatan tradisional  jamu masih dianggap kekurangan bukti ilmiah dalam hal khasiat dan keamanan. Di pihak lain  terdapat tuntutan yang tinggi untuk menggunakan jamu dalam pelayanan kesehatan  termasuk arahan Presiden Republik Indonesia untuk mengangkat jamu sebagai alternatif terapi pada pelayanan kesehatan. Solusi terhadap hal ini  Kmeenterian Kesehatan telah meluncurkan program saintifikasi Jamu untuk menyediakan bukti ilmiah terkait khasiat dan keamanan jamu melalui penelitian dan Pengembangan. Saintifikasi Jamu dipandnag sebagai terobosan untuk mempercepat penelitian jamu di sisi hilir. Sebagai pengobatan tradisional  jamu menggunakan pendekatan naturopati  diarahkan pada penyembuhan daripada menyingkirkan penyakit sebagaimana kedokteran alopati. Kedokteran konvensional  menggunakan pendekatan alopati  menerapkan terapi radikal seperti obat dan bedah. Saintifikasi Jamu mencoba mensintesiskan pendekatan naturopati dan alopati menjadi kedokteran integratif. Konsekuensinya  evaluasi outcome klinik untuk Saintifikasi Jamu menggunakan pendekatan holistik  sebagai filosofi kedokteran integratif. Out come clinic tidak hanya diukur dengan parameter objektif (Pengukuran fisik dan hasil laboratorium) namun juga parameter subjektif (outcome penilaian sendiri oleh pasien  kualitas hidup dan indeks kebugaran). Dengan diperolehnya bukti ilmiah khasiat dan keamanan jamu  diharapkan dapat dipercepat integrasi jamu dalam pelayanan kesehatan formal</note>
 <subject authority="">
  <topic>SAINTIKASI JAMU, UPAYA TEROBOSAN , PENDEKATAN NATUROPATI, PENDEKATAN ALOPATI, KEDOKTERAN INTEGRATIF, PENDEKATAN HOLISTIK</topic>
 </subject>
 <classification>613.072 BUL</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-56319</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-12-01 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-12-01 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>