

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-56336">
 <titleInfo>
  <title>Analisis Situasi Dan Upaya Perbaikan Gisi Balita Di Tingkat Kabupaten :</title>
  <subTitle>Studi Kasus Kabupaten Garut Tahun 2008</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ni Ketut Aryastami, Brian Sri Prahastuti, Made Asri Budisuari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bag.Serial Buletin Penelitian Sistem Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Pusat Humaniora Kebijakan Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 232-239</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kurang gizi merupakan masalah utama kesehatan pada anak usia dibawah 5tahun (Balita) sebagai predisposing faktor penyebab kematian di kabupaten Garut  Jawa Barat. Kurang gizi dan penyakit adalah 2 faktor yang saling berpengaruh dalam kejadian kurang gizi dan kematian. Studi ini dilakukan untuk menganalisa masalah kesehatan masyarakat dengan mempelajari determanian terkait kesehatan ibu dan anak. Metode  Desain studi adalah studi eksploratif melalui wawancara dan analisis data sekunder pemecahan masalah dan analisa terhadap implementasi kebijakan. Hasil  Studi menunjukkan bahwa prevalensi gizi buruk cukup tinggi  yaitu 5 7 bila dibandingkan dengan prevalensi untuk Jawa Barat (3 7) dan Indonesia (5 4) per 100 balita. Berdasarkan indicator gizi BB/U diatas prevalensi Garut menghadapi masalah gizi akut (BB/U diatas 10% standar UNHCR) dan masalah gizi kronis (TB/U diatas prevalensi nasional). Faktor terkait penyebab kematian balita dengan masalah gizi di kabupaten Garut antara lain  1) faktor lingkungan dan sanitasi (termasuk kelahiran BBLR dan penyakit infeksi)  2) perilaku ( kebersihan individu dan imunisasi anak)  3) pelayanan kesehatan ( deteksi dini manajemen kasus manitoring status gizi balita alokasi anggaran untuk program kesehatan ibu dan anak). Kesimpulan  pemecahan masalah dalam program gizi harus dikembangkan secara inovatif di tingkat kabupaten dengan mengacu pada goals dan strategi nasional. Intervensi gizi pada anak saja tidak cukup  tetapi ibu hamil yang mengalami masalah gizi kronik harus sejak awal dideteksi dan diintervensi dalam upaya mencegah terjadinya bayi lahir dengan berat badan rendah. Rekomendasi studi adalah intervensi tidak langsung ditingkat kabupaten  melalui penguatan sistem kesehatan dan gizi dengan melibatkan masyarakat pemerintah lokal dan sektor terkait  sebab yang seperti diketahui akar daripada masalah gizi adalah pada tingkat kemiskinan dan terkait budaya masyarakat.   </note>
 <subject authority="">
  <topic>INTERVENSI GIZI, STATUS GIZI ANAK BALITA</topic>
 </subject>
 <classification>613.072 BUL</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-56336</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-12-01 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-12-01 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>