

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-56338">
 <titleInfo>
  <title>Nilai Karies Gigi Usia 15 Tahun Dengan Pemeriksa Dokter Gigi Dan Non Dokter Gigi di Provinsi Kalimantan Barat</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Indrawati Tjahja N; Tince A. Jovina; Made Ayu Lely S</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bag.Serial Bulentin Penelitian Sistem Kesehatan kementriaan kesehatan republik indonesia badan penelitian dan pengembangan kesehatan  pusat humaniora kebijakan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 240-249</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar belakang karies gigi umumnya di sebabkan  karena kebersihan mulut yang buruk  sehinga terjadi akumulasi plak yang menganmdun g berbagai macam bakteri. Penelitian ini menggunakan desain penelitian uji diagnostik.Metode   penelitian di lakukan di puskesmas kedongdong kabupaten ketapang kalimantan barat. Subjek penelitian berjumlah 30 anak  yang terdiri dari laki-laki dan perewmpuan yang berusia 15 tahun  masing-masing subyek akan di periksa oleh 10 orang dokter gigi dan 10 orang non dokter gigi. Non dokter gigi meliputi akademi keperawatan  akademi gizi  akademi farmasi  akademi kesehatan lingkungan dan sarjanah kesehatan masyarakat. Tujuan penelitian adalah membandingkan hasil pemeriksaan DMF-T(Decay Missing Filling Treatment) antara dokter gigi dengan non dokter gigi. Hasil   hasil penelitiaan di dapatkan  bedel Mean yang terkecil DMF-T dengan pemeriksa dokter gigi adalah diantara 3.8000-3.8667  sedang memeriksa non dokter gigi adalah 3.1333. Kesimpulan   Pengukuran non dokter gigi lebih rendah dari pada pengukuran dokter gigi.</note>
 <subject authority="">
  <topic>KARIES GIGI, DMF-T, DOKTER GIGI, NONN DOKTER GIGI USIA 15 TAHUN</topic>
 </subject>
 <classification>613.072 BUL</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-56338</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-12-01 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-12-01 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>