

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-56340">
 <titleInfo>
  <title>Kajian Standar Pelayanan Minimal Penyakit Tuberkulosis Terkait Indikator Millenium Development Goals</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Agung Dwi Laksono; Wahyu Dwi Astuti; Erna Waty; Atto Illah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bag.Serial Buletin Penelitian Sistem Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Pusat Humaniora Kebijakan Kesehatan Dan Pemberdayaan Masyarakat</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 259-270</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar Belakang     Tuberkulosis paru merupakan salah satu penyakit menular kronis yang menjadi isu global yang menjadi sasaran di dalam MDGs dan juga tercantum di dalam SPM kesehatan. Di Indonesia penyakit ini termasuk salah satun prioritas nasional untukprogram pengendalian penyakit karena berdampak luas terhadap kualitas hidup dan ekonomi serta sering mengakibatkan kematian. Mesti demikiAN upaya operasionalisasi indikator penyakit Tuberkulosis yang berdasarkan MDGs sekaligus SPM kesehatan belum pernah dilakukan. Dalam rangka efisiensi pembiayaan pembangunan nasionaldiperlukan upaya sinkronisasi pencapaian SPM yang mendukung tercapainya indikator target MDGs agar lebih mudah dipahami dan aplikatif. langkah ini perlu dilakukan guna meningkatkan ketepatan kebijakan dalam pengalokasian anggaran yang sudah minim agar benar-benar tepat sasaran. Metode   Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksploratif. dengan purposif sampling penelitian ini dilaksanakan di propinsi papua Barat (kota sorong dan Kabupaten Raja Ampat) serta propinsi Jawa timur (kota Blitar dan Kabupaten Tulungagung). Pengumpulan data dilaksanakan melalui NGT pada pelaksanaan lapangan dan FGD pada para pakar tuberkulosis serta wawancara mendalam pada pelaksanaan program di lapangan. Hasil   Menemukan 3 sub indikator penyakit tuberkulosis yang bisa dijadikan sebagai indikator SPM bidang kesehatan untuk penyakit tuberkulosis  yaitu indikator penemuan berupa penemuan suspek tuberkulosis dengan indikasi batuk berdahak lebih dari 2 munggu yang tidak bisa dijelaskan apa penyebabnya. Bila pada anak ada riwayat kontak pasien yang didiagnosa tuberkulosis. indikator penanganan berupa success rate 90% dengan cure rate minimal 85%. Kesimpulan   Indikator surveilans berupa validitas pencatatan dan pelaporan yang standar. untuk mengoprasionalkan subindikator ini ke dalam SPM masih dibutuhkan kajian untuk formulasi metode diagnosa tuberkulosis serta formulasi cara pengukuran validitas pencatatan dan pelaporan yang standar. selain itu kajian lebih lanjut dibutuhkan untuk penentuan target pencapaian setiap tahunnya.</note>
 <subject authority="">
  <topic>SPM, TUBERKULOSIS, INDIKATOR</topic>
 </subject>
 <classification>613.072 BUL</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-56340</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-12-02 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-12-02 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>