Detail Cantuman
Pencarian SpesifikIndex Artikel
Kajian Standar Pelayanan Minimal Penyakit Tuberkulosis Terkait Indikator Millenium Development Goals
Latar Belakang Tuberkulosis paru merupakan salah satu penyakit menular kronis yang menjjadi isu global yang menjadi sasaran di dalam MDGs dab juga tercantum di dalam SPM kesehatan. Di Indonesia penyakit ini termasuk salah satu prioritas nasional untuk program pengendalian penyakit karena berdampak luas terhadap kualitas hidup dan ekonomi serta sering mengakibatkan kematian. Meski demikian upaya operasionalisasi indikator penyakit Tuberkulosis yang berdasarkan MDGs sekaligus SPM kesehatan belum pernah dilakukan. Dalam rangka efesiensi pembiayaan pembangunan nasional diperlukan upaya sinkronisasi pencapaian SPM yang merujuk pada MDGs. Perlu dilakukan upaya penjabaran operasional serta pentahapan dari setiap indikator SPM yang mendukung tercapainya indikator target MDGs agar lebih mudah dipahami dan aplikatif. langkah ini perlu dilakukan guna meningkatkan ketepatan kebijakan dalam pengalokasian anggaran yang sudah minim agar benar-benar tepat sasaran. Metode Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksploratif. Dengan purposif sampling penelitian ini dilaksanakan di propinsi Papua Barat (Kota Sorong dan Kabupaten Raja Ampat)serta propinsi Jawa Timur (Kota Blitar dan Kabupaten Tulungagung). Pengumpulan data dilaksankan melalui NGT pada pelaksanaan lapangan dan FGD pada para pakar tuberkulosis serta wawancara mendalam pada pelaksanaan program di lapangan. Hasil Menemukan 3 Sub indikator penyakit tuberkulosis yang bisa dijadikan sebagai indikator SPM bidang kesehatan untuk penyakit tuberkulosis yaitu indikator penemuan berupa penemuan suspek tuberkulosis dengan indikasi batuk berdahak lebih dari 2 minggu yang tidak bisa dijelaskan peneyebabnya. Bila pada anak ada riwayat kontak pasien yang didiagnosa tuberkulosis. Indikator Penanganan berupa success rate 90% dengan cure rate 85%. Kesimpulan Indikator surveilans berupa validitas pencatatan dan pelaporan yang standar. Untuk mengoprasionalkan sub indikator ini kedalam SPM masih dibutuhkan kajian untuk informasi metode diagnosa tuberkulosis serta formulasi cara pengukuran validitas pencatatan dan pelaporan yang standar. Selain itu kajian lebih lanjut dibutuhkan untuk penentuan targer pencapaian setiap tahunnya.
Informasi Detail
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| Kode Buku |
613.072 BUL
|
| No Reg |
-
|
| Penerbit | Bag.Serial Buletin Penelitian Sistem Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Pusat Humaniora Kebijakan Kesehatan Dan Pemberdayaan Masyarakat : ., |
| Deskripsi Fisik |
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 259-270
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Edisi |
No. 3. Vol. 15 Juli-2012
|
|---|---|
| Subjek | |
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain