

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-588">
 <titleInfo>
  <title>Sumber penerimaan daerah dalam upaya meningkatkan pembangunan ekonomi di Kabupaten Sidoarjo</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Wiyono, Suko</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>p Ilmu Pengetahuan Sosial: Jurnal IPS dan Pengajarannya</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: p. 503-523</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kajian tentang sumber-sumber penerimaan daerah dalam upaya meningkatkan pembangunan ekonomi di Kabupaten Sidoarjo ini adalah hukum normatif dengan pendekatan konseptual dan pendekatan kasus. Sebagai kajian hukum  yang bersifat normatif  bahan yang akan dianalisis adalah bahan hukum ptimer dan bahan hukums sekunder. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa Kabupaten Sidoarjo melaksanakan pemerintahan secara langsung dalam bentuk wewenang yang didesentralisasikan dan tugas pembantuan (medebewind) sebagaimana dirumuskan dalam UU No. 22 Tahun 1999. Ruang lingkup yang ada pada daerah kabupaten/kota masih memerlukan kejelasan  mengingat belum diterapkan peraturan pemerintah yang menjadi dasar pengaturan dan pembatasan wewenang pemerintah dan provinsi. Peraturan daerah dipakai dasar sebagai pengelolaan pendapatan daerah di Kabupaten Sidoarjo. Kabupaten Siodoarjo sebagai daerah percontihan pelaksanaan otonomi daerah masih mempunyai persoalan-persoalan mendasar dalam pelaksanaan otonomi. Upaya untuk meningkatkan penerimaandaerah adalah  intensifikasi pajak dan retribusi  ekstensifikasi sumber-sumber penerimaan baru sesuai dengan potensi yang dimiliki derah  dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.</note>
 <subject authority="">
  <topic>PEMBANGUNAN EKONOMI</topic>
 </subject>
 <classification>378.05 ILM</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-588</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2003-02-28 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2003-02-28 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>