

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-60222">
 <titleInfo>
  <title>Kualitas Kriopreservasi Semen Rusa Bawean {Axis kuhlii (Temminck, 1836)} Hasil penangkaran*&#13;
[Quality of Cryopreserved Semen of Captive Bawean Deer {Axis kuhlii (Temminck, 1836)}]</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Wirdateti, R Taufiq P Nugraha, G Semiadi, SK Widyastuti dan Yulianto</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bagian Serial Berita Biologi: Jurnal Ilmu-ilmu Hayati. Pusat Penelitian Biologi - LIPI</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 367-374</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Rusa Bawean  Axis kuhlii (Temminck  1836)  adalah jenis rusa endemik untuk Pulau Bawean  dengan status dilindungi dan dalam IUCN termasuk kategori Critically Endangered. Guna mempertahankan keberadaan satwa ini perlu dilakukan berbagai upaya konservasi  salah satunya adalah konservasi plasma nutfah melalui pembekuan semen (kryopreservasi). Penelitian kriopreservasi pada rusa bawean dilakukan dipenangkaran rusa di Loka Sapi Potong  Badan Penelitian Pengembangan Pertanian  Kementrian Pertanian  Grati Pasuruan menggunakan 2 ekor jantan dewasa dan 2 ekor jantan remaja. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kualitas dan kuantitas sperma rusa bawean hasil penangkaran berdasarkan kelompok umur untuk dapat disimpan dalam bentuk semen beku guna kepentingan konservasi dan pemanfaatan penelitian dimasa datang. Penampungan sperma didahului dengan pembiusan total menggunakan campuran xylazine dan ketamin. Koleksi sperma dilakukan menggunakan alat elektroejakulator dengan ukuran probe diameter 2 cm dan panjang 17 cm. Larutan extender yang digunakan adalah Tris Glucose Egg Yolk. Hasil penelitian hanya memperoleh semen dari 2 pejantan dewasa dengan rata-rata motilitas sperma adalah 50-60% dan konsentrasi sperma 500-1140 x 106 sel/ml. Hasil studi menyarankan perlunya pemantauan perkembangan sperma sejalan dengan pertumbuhan ranggah. </note>
 <subject authority="">
  <topic>1. KRIOPRESERVASI - RUSA BAWEAN</topic>
 </subject>
 <classification>574.05 BER</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-60222</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-10-24 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-10-24 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>