

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-608">
 <titleInfo>
  <title>Pembentukan peradaban bangsa melalui pengajaran multietnik dalam era reformasi</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>S, Wakhinuddin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>p Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: p. 269-289</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pendidikan pada suatu tempat adalah bagian dari kehidupan komunitas masyarakat setempat.  Dalam konteks Indonesia  masyarakat setempat bukan selalu berarti bahwa siswa sekolah tersebut hanya berasal satu suku saja  melainkan juga terdapat siswa dari suku lain.  Sehubungan dengan desentralisasi pemerintahan belakangan ini  ada perilaku suku yang memperkuat kekuasaannya.  Mereka berusaha dengan segala cara agar eksistensinya diakui.  Dibeberapa tempat hal ini telah menimbulkan konflik fisik  dan pada tempat yang lain hal ini mengandung potensi konflik.  Oleh karena itu  agar setiap suku dapat menghargai suku lainnya  hendaklah masyarakat diberi pemahaman tentang etnik.  Pemahaman ini dapat dilakukan melalui pendidikan.  Pengajaran multietnik adalah pendekatan mengatasi masalah-masalah etnik  dengan mendidik siswa agar tidak melakukan tindak kejahatan terhadap siswa dari suku lain.  Pada artikel ini diuraikan konsep  model  strategi pengajaran berkaitan dengan multietnik.  Pengajaran multietnik akan membuat siswaberbudaya dan beradad  karena dalam proses pembelajaran dapat dilakukan rekontruksi siswa. rekontruksi berari reformasi budaya  reformasi pendidikan  reformasi moralitas  dan reformassi nasionalisme.</note>
 <subject authority="">
  <topic>PERADABAN - MULTIETNIK - STUDI DAN PENGAJARAN</topic>
 </subject>
 <classification>370.7 JUR</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-608</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2003-07-15 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2003-07-15 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>