Detail Cantuman
Pencarian SpesifikIndex Artikel
Strategi penyempurnaan kurikulum sosiologi
Pendekatan sosiologi ke dalam kurikulum SMU telah diprakarsai oleh alm. Prof. H. Harsja W. Bachtiar M.A. Ph.D. pada tahun 80-an dengan visinya agar lulusan SMA mampu memahami dirinya sendiri dan lingkungan di sekitarnya dengan menggunakan sudut pandang ilmu-ilmu sosial (disiplin sosiologi dan antropologi) dengan harapan agar pikiran perilaku dan sikapnya dilandasi pemahaman tersebut. Untuk mewujudkan visi tersebut sejak tahun 1984 mata pelajaran sosiologi dan antropologi dimasukkan ke dalam kurikulum SMU 1994 mata pelajaran sosiologi dipisahkan dari antropologi. Beberapa permasalahan yang dihadapi saat ini antara lain masalah evaluasi masalah GBPP (Garis-garis Besar Program Pelajaran) masalah pendidik dan masalah bahan pelajaran. Dalam tulisan ini ingin dikemukakan beberapa pemikiran yang berkembang pada saat ini yang perlu menjadi pemikiran kita bersama yaitu faktor pendidik GBPP dan bahan pelajaran serta proses pembelajaran.
Informasi Detail
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| Kode Buku |
370.7 JUR 18-19
|
| No Reg |
-
|
| Penerbit | Jurnal Pendidikan dan kebudayaan : ., |
| Deskripsi Fisik |
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: p. 40-48
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Edisi |
No. 18. Vol. 5 September-1999
|
|---|---|
| Subjek | |
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain