

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-64925">
 <titleInfo>
  <title>Forecasting Indonesian Money Demand Fungtion With Autoregressive Distributed Lag (ARDL) Model</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Matondang Elsa Siburian</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bagian Serial Jurnal BPPK : Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Kementrian Keuangan Republik Indonesia</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 111-122</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Studi ini menganalisis permintaan uang di Indonesia dengan menggunakan model kointegrasi autoregressive distributed lag (ARDL). Variabel determinan yang digunakan adalah pendapatan riil  inflasi  nilai tukar  dan variabel dummy untuk mengakomodasi financial shocks dalam ekonomi domestik. Hasil studi empirik membuktikan bahwa variabel-variabel determinan menunjukkan hasil sesuai dengan yang diharapkan dan cukup signifikan  pada model permintaan uang M1 terdapat hubungan kointegrasi yang cukup signifikan antara M1 dan determinannya. Model M1 telah lulus uji diagnostic dan uji stabilitas serta menunjukkan deviasi yang kecil antara angka prakiraan dengan angka aktualnya. Disisi lain  model permintaan uang M2 tidak menunjukkan keberadaan hubungan jangka panjang dan tidak dapat melalui uji stabilitas dengan baik. Hasil tersebut merupakan bukti empirik yang    mengindikasika bahwa untuk merancang kebijakan moneter yang efektif  M1 lebih handal untuk digunakan sebagai variabel permintaan uang di Indonesia.       FULL PDF</note>
 <subject authority="">
  <topic>1. PERMINTAAN UANG - MODEL ARDL&#13;2. UANG - NILAI TUKAR - INFLASI</topic>
 </subject>
 <classification>336.072 JUR</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-64925</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-08-28 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-08-28 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>