Index Artikel

Problematika Pelaksanaan Kebijakan Penyiaran Programa 4 RRI untuk Pemertahanan Bahasa Daerah



Guna memperkuat eksistensi budaya lokal termasuk untuk pemertahanan bahasa daerah Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) telah merevisi kebijakan penyiaran Programa 4 sebagai saluran khusus budaya yang dikeluarkan tahun 2007. Dalam kebijakan baru tahun 2013 penggunaan bahasa daerah diperbanyak. Studi ini dilakukan untuk menjawab pertanyaan berkenaan dengan macam problematika yang dihadapi dalam pelaksanaan kebijakan penyiaran Pro 4 khususnya sebagai satu bentuk upaya pemertahanan bahasa daerah. Mengacu pada teori implementasi kebijakan dan penggunaan metode triangulasi dalam proses pengumpulan data diperoleh simpulan bahwa pada level pelaksanaannya kebijakan penyiaran Pro 4 menghadapi sejumlah problematik yang dapat dibedakan menjadi dua. Problematik pertama berasal dari lingkungan luar RRI yang solusinya harus datang dari kemauan politik negara. Problematik kedua berasal dari lingkungan dalam RRI baik bersifat struktural maupun kultural. Persoalan struktural menyangkut hubungan antara Dewan Pengawas dan Dewan Direksi LPP RRI selaku pembuat kebijakan dengan pihak pelaksana. Persoalan kultural disebabkan oleh iklim kerja yang dibangun pada era Orde Baru sebagai lembaga birokrasi bukan lembaga media massa yang harus profesional dan independen.



Informasi Detail

Judul Seri
-
Kode Buku
499.22205 WID
No Reg
-
Penerbit Bagian Serial Widyaparwa : Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan : .,
Deskripsi Fisik
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 75-88
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Edisi
No. 1. Vol. 42 Juni-2014
Subjek
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini