Index Artikel

Perebutan Ruang Kawasan Konservasi (Studi Kasus Konflik Agraria Masyarakat Sekitan/Dalam Kawasan Taman Nasional Ujung kulon banten)



Tulisan ini hendak menguraikan persoalan perebutan ruang kawasan konservasi yang menciptakan konflik agraria antara warga dusun di pemukiman sekitar/dalam kawasan Taman Nasional dengan pihak Balai Taman Nasional Ujung Kulon(BTUNK). Salah satu akar masalahnya adalah klaim batas legalitas aset kawasan konservasi termasuk aset tanah yang berbenturan dengan wilayah kelola rakyat sekitar/dalam kawasan konservasi. Konflik yang terus berlanjut telah menghilangkan akses dan kontrol masyarakat atas sumberdaya hutan disekitarnya yang kemudian berkontrubusi pada proses pemiskinan struktural. Tulisan ini diakhiri dengan refleksi atas dilema dan tantangan pengelolahan kawasan konservasi di Indonesia.



Informasi Detail

Judul Seri
-
Kode Buku
526.0972
No Reg
-
Penerbit Bagian Serial Jurnal Pertanahan. Pusat Penelitian dan pengembangan Badan Pertanahan Nasional RI : .,
Deskripsi Fisik
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 55-72
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Edisi
No. 1. Vol. 3 Mei-2013
Subjek
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini