

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-65046">
 <titleInfo>
  <title>Penataan Pertanahan Di Wilayah Perbatasan Darat Negara ( Sinkronisasi Dan Koordinasi Lintas Kementeriaan Dan Lembaga Dalam Percepatan Pembangunan )</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Arditya Wicaksono</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bagian Serial Jurnal Pertanahan. Pusat Penelitian dan pengembangan Badan Pertanahan Nasional RI</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 23-34</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Wilayah khusus perbatasan memiliki arti yang sanget strategis terhadap suatu kedaulatan Indonesia. Perbatasan darat memiliki arti yang sama penting dengan perbatasan laut. Masing - masing wilayah perbatasan darat ini mempunyai karakteristik yang spesifik dari segi pertanahan. Kondisi ini memerlukan perhatian dan penanganan yang juga bersifat khusus dari pemerintah  termasuk Badan Pertanahan Nasional mempunyai tugas melaksanakan tugas pemerintah di bidang pertanahan secara nasional  regional dan sektoral. Instrumen Pemilikan  Pengguna  Pemanfaatan  Penguasaan Tanah (P4T) merupakan dasar bagai Pertanahan Nasional untuk melaksanakan program Strategis di wilayah perbatasan darat negara. Upaya selama ini terkendala tata ruang  batas kawasan hutan  dan batas negara yang belum terselesaikan. Persoalan penataan pertanahan di batasan memerlukan koodinasi antar lembaga pemerintah supaya tercipta kebijakan yang berdampak problem solving bagi keterbatasan masyarakat lokal. Metode studi kasus tepat untuk menjelaskan problematika di ujung batas negara.</note>
 <subject authority="">
  <topic>1. WILAYAH PERBATASAN,PENATAAN PERTANAHAN.&#13;2.WILAYAH PERBATASAN,KOORDINASI ANTAR LEMBAGA.</topic>
 </subject>
 <classification>526.9072</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-65046</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-09-05 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-09-05 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>