

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-65047">
 <titleInfo>
  <title>Pengguna Continuously Operating Reference System (Cors) Di Bidang Pertanahan</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Indriayati dan Romi Nugroho</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bagian Serial Jurnal Pertanahan. Pusat Penelitian dan pengembangan Badan Pertanahan Nasional RI</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 35-52</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pelaksanaan dan penggunaan Continuously Operating Reference Sistem (CORS) khususnya kondisi penggunaan secara teknis dan capaian pengukuran dalam mendukung pelayanan pertanahan. Penggunaan teknis merupaka pelaksanaan dilapangan baik di Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional maupun Kantor Pertanahan sedang capaiannya adalah hasil penggunaan dan pemanfaatan alat yang diperoleh selama ini. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang menekankan pada penggunaan CORS yang dilihat dari aspek teknis dan capaian penggunaan CORS    dalam mendukung pendaftaran tanah. Dari penelitian yang sudah dilaksanakan  diketahui bahwasannya masih ada kantor sampel yang belum menggunakan CORS meskipun sudah mendapatkan alat tersebut  sulit mewajibkan seluruh kegiatan yang berhubungan dengan pengukuran untuk menggunakan CORS karena jumlah alat masih terbatas dan terdapat kendala teknis yang dialami petugas saat di lapangan  kendala komunikasi data (rover-base station-server) dan tidak adanya penganggaran serta rencana pemeliharaan alat. Penggunaan alat untuk legalisasi aset baik sporadik maupun non sporadik dan terdapat kolerasi antara latar belakang pendidikan pimpinan terhadap kebijakan penggunaan CORS dan produktivitas penggunaannya.</note>
 <subject authority="">
  <topic>1. CORS,LEGALISASI ASET.&#13;2. CORS,PERTANAHAN.</topic>
 </subject>
 <classification>526.9072</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-65047</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-09-05 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-09-05 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>