

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-65260">
 <titleInfo>
  <title>Pengorganisasian Perencanaan Desa:</title>
  <subTitle>Kajian di Desa Kolongsawah Jasinga Kecamatan Bogor</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ayi Karyana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bagian Serial Jurnal Organisasi dan Manajemen</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 140-156</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) merupakan forum diskusi tahunan pemangku kepentingan desa untuk menyepakati Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKP Desa) dalam rencana anggaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis  1) pembentukan Tim Penyelenggara Musrenbangdes (TPM)  2) pembentukan tim Musrenbang oleh TPM  3) Penyiapan pelaksanaan teknis Musrenbang  dan 4) penilaian dan dialog pedesaan partisipatif. Metode penulisan yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Studi menunjukkan  dalam proses pembentukan tim TPM  persiapan personil TPM adalah hak dan tergantung pada Kepala Desa. TPM dalam menjalankan tugasnya tidak membentuk tim atau pemandu Pokja  padahal normatif harus dibentuk. Peran dan tugas Kelompok Kerja adalah perancang proses  mengelola proses dari tahap pra-ke pasca musrenbangdes  sebagai pengelola pertemuan atau forum diskusi dan sebagai sumber informasi. Dalam proses persiapan teknis melalui tahapan pelaksanaannya  Musrenbangdes tidak dimulai dengan Musyawarah Dusun (Musdus)  tidak ada agenda untuk menyusun rencana pelaksanaan lokakarya desa  Badan Perwakilan Desa (BPD) tidak secara khusus melaksanakan agenda Musrenbangdes. Tim Penilai Desa tidak terbentuk  sehingga tidak ada desa yang belajar menyusun data</note>
 <subject authority="">
  <topic>1. MANAJEMEN DESA&#13;2. MUSYAWARAH RENCANA PEMBANGUNAN DESA</topic>
 </subject>
 <classification>378.006 ORG</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-65260</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-09-27 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-09-27 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>