

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-65331">
 <titleInfo>
  <title>Strategi Pengembangan Tenun Ikat Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Budiana Setiawan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bagian Serial Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan. Badan Penelitian dan Pengembangan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 353-367</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi para perajin dan peran pemerintah   daerah dalam upaya mengembangkan tenun ikat Kupang di Kota Kupang  Nusa Tenggara Timur.   Metode penelitian yang digunakan yaitu pengamatan di sentra-sentra kerajinan tenun ikat    wawancara mendalam dengan narasumber  dari unsur perajin  pengusaha tenun ikat  dan   pemerintah daerah  studi pustaka  dan focus group discussion. Hasil penelitian menunjukkan   bahwa strategi yang dilakukan para perajin untuk mengembangkan tenun ikat Kupang dimulai   dari upaya penyediaan bahan baku yang murah dan mudah diperoleh  diversifikasi (pengayaan)   produk  pengembangan teknologi pembuatan  peningkatan organisasi pengelolaan  sampai   dengan upaya pemasarannya  yang dinilai dapat meningkatkan hasil yang lebih baik. Dalam   menjalankan strateginya dengan baik  para perajin juga harus mendapatkan dukungan dan   pembinaan dari pemerintah daerah. Melalui Dinas Industri dan Perdagangan  dukungan dan   pembinaan dilakukan dalam bentuk pendidikan dan pelatihan  pemberian bantuan alat produksi    pemberian pinjaman modal  mengikutsertakan dalam pameran  perlindungan hak paten  dan   peningkatan kecintaan masyarakat terhadap hasil kerajinan dari daerahnya. Hambatan dan   tantangan dalam pengembangan tenun ikat yang dihadapi para perajin  yaitu keterbatasan   modal  kesulitan memperoleh bahan baku  dan kesulitan dalam pemasaran.</note>
 <subject authority="">
  <topic>1. TENUN IKAT - NUSA TENGGARA TIMUR&#13;2. KERAJINAN TANGAN - TENUN IKAT - NUSA TENGGARA TIMUR</topic>
 </subject>
 <classification>370.7 JUR</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-65331</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-10-02 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-10-02 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>