

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-65337">
 <titleInfo>
  <title>Bahasa dan Budaya Etnik KAO Era Globalisasi:</title>
  <subTitle>Tinjauan Filsafat Manusia</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Endang Retnowati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bagian Serial Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan. Badan Penelitian dan Pengembangan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 406-422</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan kajian ini yaitu untuk menemukan alasan komunitas Kao melestarikan kebudayaan tradisional mereka di tengah budaya global dan kondisi bahasanya yang terancam   punah. Studi ini merupakan studi dokumentasi. Data berupa data pustaka  ditambah data berupa   dokumen wawancara dengan informan yang pernah dilakukan sebelumnya. Data kemudian   ditata  dideskripsikan  dan dipahami dengan metode hermeneutika. Hasilnya menunjukkan   bahwa kebudayaan tradisional Kao masih kuat dikarenakan nilai-nilai  pikiran-pikiran maupun   pandangan hidup yang bersumber pada religi dan agama Islam masih menjadi orientasi atau   dasar bagi cara mereka bereksistensi baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam kerangka   memberi makna pada kehidupannya. Semua itu telah digunakan untuk memelihara hubungan   sosial dan solidaritas komunitas etnik Kao di Desa Kao dalam kerangka kodratnya sebagaimakhluk Tuhan dan sebagai makhluk pribadi  sebagai makhluk yang tersusun dari jiwa dan   raga dan sebagai makhluk individu dan sosial. Atas dasar itu  sebagai saran adalah karena   ancaman datang dari globalisasi berpotensi mengikis nilai-nilai tradisional maka pendidikan   untuk bidang humaniora yang antara lain meliputi sejarah  ilmu sastra  seni tradisi perlu diajarkan   di sekolah-sekolah dan campur tangan pemerintah sangat diperlukan.</note>
 <subject authority="">
  <topic>1. BAHASA ETNIK - GLOBALISASI&#13;2. BUDAYA ETNIK - TINJAUAN FILSAFAT</topic>
 </subject>
 <classification>370.7 JUR</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-65337</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-10-02 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-10-02 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>