

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-65338">
 <titleInfo>
  <title>Nilai-Nilai Perdamaian dalam Teks Wacan Sindujoyo Babad Kroman Gresik</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mustolehudin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bagian Serial Jurnal SMART: Studi Masyarakat, Religi, dan Tradisi</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 1-13</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Para wali  ulama  kyai  dan santri terdahulu  dalam manyampaikan nasehat-nasehat keagamaan  selain menggunakan bahasa lisan juga menggunakan bahasa tulisan (teks). Teks wacan Sindujoyo babad Kroman Gresik merupakan salah satu teks Jawa pesisiran yang digunakan KiAgeng Tarub untuk mengangkat kisah sindujoyo dengan bahasa lokal (Jawa). Melalui pendekatan analisis isi  artikel ini menemukan kearifan lokal budaya jawa yang berisi nilai-nilai perdamaian. Nilai-nilai perdamaian tersebut terdeskripsikan dalam pumpuh asmarandana  dhandhanggula  pangkur  durma  sinom  kinanthi  mijil  dan megatruh. Nilai-nilai perdamaian dalam teks tersebut bercerita tetang pentingnyanilai persaudaraan. Nilai persaudaraan tersebut diilustasikan oleh kiai Sindujoyo  Iman Sujana  Salam  dan Salim dalam mencapai kesempurnaan hidup yang memiliki visi-misi kesamaan etnis dan ideologis. Temuan lain dari teks ini adalah diceritakan tentang pergulatan politik antara Sunan Amankurat dan Tumenggung    Banyumas. Kiai Sindujoyo ditunjuk Sunan Amangkurat bertindak sebagai duta perdamaian dalam penangkapan Tumenggung Banyumas. Dalam penangkapan tersebut kiai Sindujoyo tidak membawa pasukan perang  tetapi menyamar sebagai santri yang dibantu oleh Iman Sujana  Salam  dan Salim. Dalam istilah Jawa  diplomasi ini dikenal dengan semboyan nglurug tanpa bala  menang tanpa ngasorake.</note>
 <subject authority="">
  <topic>1. ANALISIS ISI&#13;2. TEKS WACAN SINDUJOYO&#13;3. NILAI PERSAUDARAAN&#13;4. PERDAMAIAN&#13;</topic>
 </subject>
 <classification>291.17072 SMA</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-65338</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-10-02 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-10-02 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>