Detail Cantuman
Pencarian SpesifikIndex Artikel
Nilai-Nilai Perdamaian dalam Teks Wacan Sindujoyo Babad Kroman Gresik
Para wali ulama kyai dan santri terdahulu dalam manyampaikan nasehat-nasehat keagamaan selain menggunakan bahasa lisan juga menggunakan bahasa tulisan (teks). Teks wacan Sindujoyo babad Kroman Gresik merupakan salah satu teks Jawa pesisiran yang digunakan KiAgeng Tarub untuk mengangkat kisah sindujoyo dengan bahasa lokal (Jawa). Melalui pendekatan analisis isi artikel ini menemukan kearifan lokal budaya jawa yang berisi nilai-nilai perdamaian. Nilai-nilai perdamaian tersebut terdeskripsikan dalam pumpuh asmarandana dhandhanggula pangkur durma sinom kinanthi mijil dan megatruh. Nilai-nilai perdamaian dalam teks tersebut bercerita tetang pentingnyanilai persaudaraan. Nilai persaudaraan tersebut diilustasikan oleh kiai Sindujoyo Iman Sujana Salam dan Salim dalam mencapai kesempurnaan hidup yang memiliki visi-misi kesamaan etnis dan ideologis. Temuan lain dari teks ini adalah diceritakan tentang pergulatan politik antara Sunan Amankurat dan Tumenggung Banyumas. Kiai Sindujoyo ditunjuk Sunan Amangkurat bertindak sebagai duta perdamaian dalam penangkapan Tumenggung Banyumas. Dalam penangkapan tersebut kiai Sindujoyo tidak membawa pasukan perang tetapi menyamar sebagai santri yang dibantu oleh Iman Sujana Salam dan Salim. Dalam istilah Jawa diplomasi ini dikenal dengan semboyan nglurug tanpa bala menang tanpa ngasorake.
Informasi Detail
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| Kode Buku |
291.17072 SMA
|
| No Reg |
-
|
| Penerbit | Bagian Serial Jurnal SMART: Studi Masyarakat, Religi, dan Tradisi : ., |
| Deskripsi Fisik |
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 1-13
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Edisi |
No. 1. Vol. 1 Juni-2015
|
|---|---|
| Subjek | |
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain