Detail Cantuman
Pencarian SpesifikIndex Artikel
Strategi Akomodatif Komunitas Tengger dalam Mempertahankan Identitas Keagamaannya
Tengger sebagai entitas subkultur Jawa memiliki sistem religi lokal Budho Tengger. Religi ini berbasis sinkretitasi Hindu-Budha khas hasil interaksi masyarakat dengan lingkungganya hingga tebentuk sistem religi lokal. Tulisan ini berusaha merekonstruksi perubahan yang terjadi pada religi lokal Tengger di tengah tekanan perubahan sosial karena kebijakan pemerintah dalam bidang agama. masyarakat Tengger mengidentifikasi dirinya sebagai penganut agama Hindu. Penelitian ininmenggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agama lokal tengger mampu mempertahankan eksistensinya dengan mengakomodasi kebijakan keagamaan dari pemerintah. Tokoh-tokoh Tengger melakukan kompromi dengan memasukkan lembaga dukun Tengger dalam lembaga keagamaan Hindu PHDI sehingga sistem agama lokal Tengger secara subtasi masih tetap lestasi dan hidup sebagai identitas masyarakat Tengger.
Informasi Detail
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| Kode Buku |
291.17072 SMA
|
| No Reg |
-
|
| Penerbit | Bagian Serial Jurnal SMART: Studi Masyarakat, Religi, dan tradisi : ., |
| Deskripsi Fisik |
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 27-40
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Edisi |
No. 1. Vol. 1 Juni-2015
|
|---|---|
| Subjek | |
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain