

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-65621">
 <titleInfo>
  <title>Kajian Pendekatan Teori Probabilitas untuk Pemetaan Lahan Sawah Berbasis Perubahan Penutup Lahan Citra Lansat Multiwaktu (studi Kasus Daerah Tanggamus Lampung)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>I Made Parsa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bagian Serial Jurnal Penginderaan Jarak Jauh dan Pengolahan Data Citra Digital. LAPAN</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 113-121</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perubahan penutup lahan dari bera  air dan vegetasi ataupun sebaliknya dapat dijadikan dasar untuk pemetaan lahan sawah yaitu dengan menggunakan pendekatan teori probabilitas  yaitu peluang suatu lahan sebagai lahan sawah jika terdeteksi/ terjadi perubahan penutup lahan dari air  bera dan vegetasi atau sebaliknya pada citra multiwaktu. Data yang digunakan adalah adalah citra Landsat multiwaktu  sedangkan metode yang digunakan dalam analisis ini adalah transformasi indeks vegetasi dan dikonversi kedalam penutup lahan air  bera dan vegetasi. Terdeteksinya tiga jenis penutup lahan (air_bera_vegetasi atau sebaliknya) pada lokasi sampel diasumsikan mempunyai peluang 1 sebagai lahan sawah  jika jenis penutup lahan yang terdeteksi hanya dua (air dan bera  atau air dan vegetasi  ataupun bera dan vegetasi atau sebaliknya) diasumsikan mempunyai peluang sebagai lahan sawah adalah 2/3  sedangkan jika jenis penutup lahan yang terdeteksi hanya satu misalnya hanya air  hanya bera ataupun hanya vegetasi saja  maka peluangnya sebagai lahan sawah hanya 1/3. Hasil kajian menunjukkan bahwa citra Landsat multiwaktu wilayah kajian cukup memadai untuk memetakan lahan sawah dengan ketelitian pemetaan mencapai 91 2%.Kata kunci  Probabilitas  NDVI  Perubahan penutup lahan  Multiwaktu</note>
 <subject authority="">
  <topic>1. PEMETAAN LAHAN - TEORI PROBABILITAS&#13;2. PERUBHAN PENUTUP LAHAN</topic>
 </subject>
 <classification>910.7 JUR</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-65621</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-10-23 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-10-23 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>