

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-65670">
 <titleInfo>
  <title>Ujicoba Model Pemetaan Lahan Sawah Berbasis Perubahan Penutup Lahan Citra Landsat Mosaik Tahunan di Jawa Barat</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>I Made Parsa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bagian Serial Jurnal Penginderaan Jarak Jauh dan Pengolahan Data Citra Digital. LAPAN</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 15-28</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perubahan penutup lahan dari bera  air dan vegetasi ataupun sebaliknya dapat dijadikan dasar untuk pemetaan lahan sawah yaitu dengan menggunakan pendekatan teori probabilitas  yaitu peluang suatu lahan dapat dikatakan sebagai lahan sawah jika terdeteksi/terjadi perubahan penutup lahan dari air  bera dan vegetasi atau sebaliknya pada citra multiwaktu. Hasil kajian awal yang telah dilakukan untuk wilayah Tanggamus-Lampung menunjukkan bahwa pendekatan teori probabilitas ini menghasilkan ketelitian pemetaan mencapai 91 2%. Berdasarkan hasil tersebut telah dilakukan uji coba model ini untuk wilayah yang lebih luas yaitu beberapa kabupaten di Jawa bagian barat. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah citra Landsat multiwaktu tahun 2000-2009. Metode pengolahan data meliputi  1. Klasifikasi dijital tidak terselia penutup lahan secara global untuk memetakan lahan bera  vegetasi dan air dari citra multiwaktu  2. Penggabungan masing-masing kelas lahan multiwaktu sehingga diperoleh tiga informasi spasial lahan bera  vegetasi dan air 2000-2009. Analisis untuk mengetahui daerah yang mengalami perubahan penutup lahan dilakukan dengan operasi tumpang-tindih ketiga informasi spasial tersebut. Pengujian hasil dilakukan dengan confusion matrix (matrik kesalahan) dengan referensi luas baku lahan sawah skala 1 5.000 tahun 2010. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ketelitian pemetaan rata-rata dari metode probabilitas ini mencapai 65 5%.  Kata kunci  Probabilitas  Perubahan penutup lahan  Multiwaktu</note>
 <subject authority="">
  <topic>1. PEMETAAN LAHAN SAWAH - UJI COBA&#13;2. PROBABILITAS - PERUBAHAN PENUTUP LAHAN</topic>
 </subject>
 <classification>910.7 JUR</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-65670</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-10-25 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-10-25 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>