Index Artikel

Analisa Sifat Fisikokimia Tanin Kulit Akasia Mangium Untuk Bahan Baku Perekat



Tannin adalah turunan dari senyawa organik dari glikosida yang ditemukan di berbagai tanaman tanin komersial komersial yang paling penting yang diakibatkan dari spesies gymnosperma misalnya Acacia mangium. Tannin adalah salah satu bahan perekat yang bisa memiliki dimensi kestabilan kayu. Tannin mengandung senyawa flavonoid yang memiliki gugus hidroksil yang reaktif untuk mengembun terhadap bahan lain sebagai agen cross-link seperti formaldehid yang dapat meningkatkan jumlah unit polimer tanin sehingga meningkatkan kekuatan ikatan perekat berbasis tanin. Berdasarkan hasil analisis fisikokimia ekstrak (tanin) dari kulit kayu A. mangium sebagai bahan baku perekat dapat disimpulkan bahwa A. mangium tannin memiliki reaktivitas yang lebih tinggi terhadap formaldehida 96% reaktivitas tanin terhadap hexamefhylene tetramine 46 18% tanin terhadap etilen glikol 3 07% dan tanin terhadap dimetilol urea 183 59%. Sementara itu nilai kandungan polifenol reaktif yang ditentukan oleh Metode UV ditunjukkan pada tanin dengan formaldehida 97 65% tanin dengan heksametilena tetramina 46% tanin dengan etilena glikol 2% dan tanin dengan dimelhylolurea sebesar 56 26%. Rangkaian pengukuran waktu gel (gel time) memenuhi persyaratan JIS K 6833-1980 dengan perlakuan hexamelhylenen tetramine untuk variabel II dan III dan perlakuan etilen glikol (variabel VI). Nilai viskositas dengan Ireatment hexamethylenen tetramine (variabel II III dan IV) untuk etilen glikol (variabel II - VI) memenuhi syarat persyaratan oleh JIS K 6833-1980.



Informasi Detail

Judul Seri
-
Kode Buku
664.072 JUR
No Reg
-
Penerbit Bagian Serial Jurnal Riset Teknologi Industri : .,
Deskripsi Fisik
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 27-35
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Edisi
No. 8. Vol. 4 Desember-2010
Subjek
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini