

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-65846">
 <titleInfo>
  <title>Perlakuan Perendaman Pada Proses Penyulingan Minyak Atsiri dari Gaharu Bermutu Rendah</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yuni Adiningsih</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bagian Serial Jurnal Riset Teknologi Industri</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 22-27</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sampai saat ini belum ada pengkajian teknik penyulingan minyak astiri dari gaharu yang optimal  yaitu untuk mendapatkan waktu penyulingan yang relatif lebih singkat  rendemen dan mutu minyak yang lebih baik (bersih dan tidak bercampur air) (Yuliansyah  2004). Kualitas dan rendemen minyak masih dapat ditingkatkan melalui penyempurnaan proses penyulingan. Sebelum proses distilasi  perlakuan perendaman serbuk gaharu dilakukan selama 5 (lima) hari dengan menggunakan air dan metanol  kemudian dibandingkan dengan distilasi yang dilakukan pengrajin (kontrol) yaitu tanpa perlakuan. Proses distilasi dilakukan pada kondisi tekanan 2 8 sampai 3 5 kgf /cm2 dan suhu 100-110 deg C dengan waktu penyulingan selama 8 jam. Minyak yang dihasilkan dengan pengolahan perendaman air selama 5 hari menghasilkan rendemen hasil lebih dari 0 025% dibanding tanpa perendaman (kontrol). Berdasarkan hasil uji minyak gaharu dengan perlakuan perendaman air mempunyai kualitas yang sama dengan minyak gaharu yang dilakukan pengrajin (kontrol) dan masuk dalam kategori minyak dari jenis Aquilaria.</note>
 <subject authority="">
  <topic>MINYAK GAHARU - DISTILASI - RENDEMEN</topic>
 </subject>
 <classification>664.072 JUR</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-65846</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-11-08 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-11-08 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>