

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-66117">
 <titleInfo>
  <title>Pengaruh 1,4-Butandiol Sebagai Poliol Pada Modifikasi Epoksi Menggunakan Poliuretan</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Ghozali, et.al.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bagian Serial Jurnal Kimia Terapan Indonesia</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 1-9</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Korosi merupakan fenomena alami yang menyebabkan penurunan nilai dan fungsi pada material. Penggunaan cat dan pelapis polimer merupakan metode yang paling umum untuk melindungi material dari korosi. Pelapis polimer yang digunakan merupakan resin organik berbasis epoksi dan poliuretan. Pada penelitian ini telah dilakukan modifikasi epoksi dengan poliuretan sehingga diperoleh bahan pelapis yang merupakan gabungan    antara epoksi dan poliuretan. Diharapkan dengan adanya gabungan secara kimia antara bahan pelapis epoksi dan poliuretan tersebut dapat meningkatkan karakteristik bahan pelapis yang dihasilkan. Epoksi termodifikasi poliuretan dengan poliol       1 4-butandiol (ETP-BTD) dibuat dengan mereaksikan resin epoksi  tolonat dan poliol 1 4-butandiol pada 50 deg C selama 30 menit dengan katalis dibutiltindilaurat. Analisis    gugus    fungsi    ETP-BTD dilakukan dengan Fourier Transform Infra Red (FTIR)  uji    kuat    tarik    dilakukan    dengan Ultimate Testing    Machine (UTM)     uji    adhesi    dengan ASTM D4541 Portable Pull-off Adhesion Testers  laju transmisi       uap       air       dengan ASTM       E96 Desiccant Method dan stabilitas termal dipelajari menggunakan hermogravimetric    Analysis (TGA). Hasil    analisis FTIR       menunjukkan adanya       ikatan       uretan       pada bilangan gelombang 1716-1690 cm-1. Hasil penelitian menunjukkan       bahwa       modifikasi resin epoksi menggunakan poliuretan dapat meningkatkan nilai    kuat    tarik    dan    adhesi    serta    menurunkan    laju transmisi uap air.</note>
 <subject authority="">
  <topic>KIMIA, ANALISIS - INDUSTRI</topic>
 </subject>
 <classification>540.5 JUR</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-66117</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-11-30 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-11-30 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>