

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-66196">
 <titleInfo>
  <title>Repositioning Stasiun Televisi Lokal dalam Membangun Image sebagai TV Informasi</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sri Lukmiyati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bagian Serial Masyarakat Telematika dan Informasi: Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Komunikasi. Badan Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kementrian Komunikasi dan Informatika</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 111-110</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pesatnya perkernbangan industri televisi di Indonesia (sekitar 200 lebih stasiun televisi saat in i) rnernbuat persaingan di industri ini semakin ketat sehingga diharapkan setiap stasi un televisi merniliki positioning yangjelas di benak khalayak untuk dapat bertahan. arnun tidak selamanya proses positioning dapat berjalan sesuai harapan  ada kalanya sebuah perusahaan mengalami kesalahan dalarn positioning yang disebabkan oleh beberapa hal. Pada penelitian ini  Jak tv  sebagai salah satu stasi un televisi lokal di Jakarta  mengalarni confused positioning akibat terlalu banyaknya informasi yang diberikan kepada khalayak dan bahkan salah satu informasi kesehatan menimbulkan image yang berbeda bagi khalayak. Kondisi ini menjadi salah satu alasan Jak tv rnelakukan repositioning untuk mernbangun image menjadi televisi informasi. Metodologi dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan paradigma post-positivis. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap 3 orang informan dan observasi partisipatori serta penelusuran dokumen terkait tema penelitian. Penelitian ini bersifat evaluasi untuk menganalisis strategi repositioning yang dilakukan 1ak tv yang mengalami confused positioning untuk membangun image sebagai televisi informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi repositioning yang dilakukan yaitu penyesuaian kembali STP (segmentation  targeting  positioning)  perubahan manajerial di bidang SDM  perbaikan alat dan teknologi serta perubahan dan perbaikan program tayangan. Dalam rangka rneraih posisi yang baru  Jak tv terus melakukan komunikasi dengan khalayak yakni penonton dan pemasang iklan  dengan memanfaatkan media promosi on air dan off air termasuk memanfaatkan unit jaringan dalam grup stakeholder-nya.</note>
 <subject authority="">
  <topic>1. TELEVISI LOKAL - TV INFORMASI&#13;2. TELEVISI - INDONESIA</topic>
 </subject>
 <classification>621.3907 MAS</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-66196</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-12-07 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-12-07 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>