

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-67">
 <titleInfo>
  <title>Persepektif transparansi global dalam kurikulum</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ibrahim, M. Djamil</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher> Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: p.13-36</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bangsa Indonesia memerlukan perencanaan nasional yang lebih komprehensif untuk meningkatkan mutu pendidikan dalam rangka globalisasi ini. Konsekuensinya  perlu dilakukan penyesuaian kurikulum sebab kurikulum adalah salah satu faktor dalam proses pendidikan yang berperan seperti   perangkat lunak   dari proses tersebut. Kurikulum mempunyai peranan sentral karena menjadi arah atau titik pusat dari proses pendidikan. Sesuai dengan tugas dan fungsinya  maka untuk meningkatkan mutu pendidikan juga perlu dipegang adanya Trias Edutika. Tugas dan fungsi Pusat Pengembangan Kurikulum dan Sarana Pendidikan adalah sebagi legislatif (penentu arah dan isi pendidikan). Dikdasmen adalah sebagai eksekutif (penyelenggara pendidikan)  dan Pusat Pengujian adalah sebagai yudikatif (menilai hasil penyelenggaraan pendidikan). Dengan berfungsinya lembaga-lembaga ini secara benar  maka bisa diciptakan pendidikan yang bermutu. Arah kurikulum di masa yang akan datang dapt dilihat dalam faktor-faktor  (1) perubahan demografi  (2) inovasi teknologi  (3) inovasi sosial  (4) pergeseran nilai kebudayaan  (5) pergeseran ekologi  (6) pergesaran ide dan informasi. Berdasarkan tuntutan ini  kurikulum di masa yang akan datang mempunyai konsekuensi terhadap penyajian kurikulumnya  kualifikasi tenaga guru  dan profil lulusan sebagi output (keluaran) sesuai dengan kompetensi yang diharapkan.</note>
 <subject authority="">
  <topic>PENDIDIKAN - KURIKULUM</topic>
 </subject>
 <classification>370.7 JUR 18-19</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-67</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2001-03-21 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2001-03-21 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>