Detail Cantuman
Pencarian SpesifikIndex Artikel
Persepektif transparansi global dalam kurikulum
Bangsa Indonesia memerlukan perencanaan nasional yang lebih komprehensif untuk meningkatkan mutu pendidikan dalam rangka globalisasi ini. Konsekuensinya perlu dilakukan penyesuaian kurikulum sebab kurikulum adalah salah satu faktor dalam proses pendidikan yang berperan seperti perangkat lunak dari proses tersebut. Kurikulum mempunyai peranan sentral karena menjadi arah atau titik pusat dari proses pendidikan. Sesuai dengan tugas dan fungsinya maka untuk meningkatkan mutu pendidikan juga perlu dipegang adanya Trias Edutika. Tugas dan fungsi Pusat Pengembangan Kurikulum dan Sarana Pendidikan adalah sebagi legislatif (penentu arah dan isi pendidikan). Dikdasmen adalah sebagai eksekutif (penyelenggara pendidikan) dan Pusat Pengujian adalah sebagai yudikatif (menilai hasil penyelenggaraan pendidikan). Dengan berfungsinya lembaga-lembaga ini secara benar maka bisa diciptakan pendidikan yang bermutu. Arah kurikulum di masa yang akan datang dapt dilihat dalam faktor-faktor (1) perubahan demografi (2) inovasi teknologi (3) inovasi sosial (4) pergeseran nilai kebudayaan (5) pergeseran ekologi (6) pergesaran ide dan informasi. Berdasarkan tuntutan ini kurikulum di masa yang akan datang mempunyai konsekuensi terhadap penyajian kurikulumnya kualifikasi tenaga guru dan profil lulusan sebagi output (keluaran) sesuai dengan kompetensi yang diharapkan.
Informasi Detail
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| Kode Buku |
370.7 JUR 18-19
|
| No Reg |
-
|
| Penerbit | Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan : ., |
| Deskripsi Fisik |
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: p.13-36
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Edisi |
No. 19. Vol. Ke-5 Oktober-1999
|
|---|---|
| Subjek | |
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain