Index Artikel

Model evaluasi kurikulum penerapannya pada kurikulum muata lokal



Evaluasi kurikulum merupakan salah satu langkah dalam siklus pengembangan kurikulum. Oleh karena itu pemahaman suatu model yang diperkanalkan oleh para ahli tentang evaluasi kurikulum tersebut merupakan suatu keharusan bagi para pengembang kurikulum. Melalui sekian banyak jenis model yang diperkenalkan oleh para ahli para pengembang kurikulum dapat memilih model yang paling sesuai dengan situasi dan kondisi karakter dan sebagainya dengan kurikulum yang akan dievaluasi. CIPP (Context input process product) dari Stufflebveam merupakan salah satu model evaluasi kurikulum yang sesuai dengan evaluasi kurikulum muatan lokal sebab kurikulum muatan lokal merupakan kurikulum baru yang lengkap. Dalam arti dimulai dari need assessment sesuai kebutuhan masyarakat. Penyusunan perangkat kurikulum uji coba pelaksanaan dan pelaksanan itu sendiri evaluasi kurikulum dan kembali ke penyempurnaan perangkat kurikulum sesuai masukan hasil evaluasi. Apabila dilihat dari masalah yang akan dicari jawabannya dalam pelajaran dengan hasil belajar siswa. Dalam ciri pengembang kurikulum dan masalah seperti itulah kiranya model CIPP memberikan msukan yang optimal dalam pengambilan keputusan. Terjadinya kesenjangan antara tujuan dengan hasil belajar siswa disebabkan guru kurang memahami apa dan bagaimana pembelajaran serta evaluasi untuk mata pelajaran yang berkarakteristik afektif (penanaman nilai-nilai) seperti halnya kurikulum muatan lokal mata pelajaran PLKJ.



Informasi Detail

Judul Seri
-
Kode Buku
370.7 JUR 18-19
No Reg
-
Penerbit Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan : .,
Deskripsi Fisik
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: p.37-49
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Edisi
No. 19. Vol. Ke-5 Oktober-1999
Subjek
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini