Detail Cantuman
Pencarian SpesifikIndex Artikel
Kesenjangan antara harapan dan kenyataan dalam pelaksanaan kurikulum IPA (fisika)
Pembaharuan dalam kurikulum 1994 khususnya Ilmu Pengetahuan Alam bercirikan pendekatan kegiatan belajar mengajar peserta didik aktif dan sangat menekankan perlunya pengembangan kemampuan intelektual peserta didik yang dikenal dengan keterampilan proses. Agar pelaksanaan kurikulum fisika dapat berjalan sesuai dengan harapan maka uraian pembelajaran dalam garis-garis besar program pengajaran (GBPP) bukan merupakan kegiatan-kegiatan apa yang harus dilakukan guru atau apa yang harus dipelajari peserta didik tetapi lebih banyak diwarnai dengan pengalaman belajar apa yang harus dimiliki oleh peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan belajar mengajar ternyata tidak banyak berubah. Guru merasa lebih aman dengan metoda yang paling akrab digunakan bertahun-tahun yaitu ceramah bervariasi yang diselingi tanya-jawab. Pola pengajaran yang techer centred dan komuinikasi satu arah masih mendominasi suasana kegiatan belajar mengajara di kelas. Dalam hal bertanyapun guru lebih banyak mengajukan pertanyaan pada peserta didiknya. Jenis pertanyaan yang sering diajukan kepada peserta didik lebih dominan pada jenis pertanyaan tertutup. Pertanyaan terbutuk cenderung kepada pertanyaan yang mebutuhkan jawaban singkat dan itupun lebih banyak bersifat hafalan atau mereproduksi apa yang dikatakan guru. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa perubahan kurikulum tidak selalu mengakibatkan perubahan cara mengajar di kelas. Seperti banyak ahli mengemukakan bahwa guru mempunyai kesulitan dalam mengintegrasikan cara pandang dan cara mengajar baru dalam pola perilaku yang sudah mapan yaitu kedalam situasi yang telah ditekuni bertahun-tahun yang dirasakan lebih mudah nyaman dan aman. Atas dasar hal tersebut amak perlu pemrograman kembali terhadap para guru agar dapat mengubah kebiasaan yang telah ditekuninya. Dengan demikian perlu suatu strategi untuk mendiseminasikan gagasan-gagasan baru yang terkandung dalam kurikulum misalnya seperti yang diusulkan oleh Havekock dengan Linkage Model yang menggabungkan 3 model diseminasi pembaharuan. Tiga model itu ialah Research
Informasi Detail
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| Kode Buku |
370.7 JUR 18-19
|
| No Reg |
-
|
| Penerbit | Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan : ., |
| Deskripsi Fisik |
Sumber artikel:Jurnal. Halaman: p.55-71
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Edisi |
No. 19. Vol. Ke-5 Oktober-1999
|
|---|---|
| Subjek | |
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain