

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-71183">
 <titleInfo>
  <title>Peran Pusat Kegiatan belajar masyarakat (PKBM) dalam mengurangi Buta Aksara di Kabupaten Kaimun</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ais Irmawati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bagian Serial Junal Pendidikan dan Kebudayaan: Badan Penelitian dan Pengembangan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 81-98</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan 1) masyarakat Kabupaten Karimun berdasarkan pekerjaan  2) persepsi masyarakat terhadap pendidikan  dan 3) peran Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dalam mengurangi buta aksara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara mendalam terhadap warga belajar  tokoh masyarakat  dan Pegawai Dinas Pendidikan serta Diskusi Kelompok Terpimpin. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Pekerjaan masyarakat Kabupaten Karimun adalah buruh  nelayan  penyelam  pedagang  menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dengan menggunakan paspor wisatawan yang tidak mensyaratkan pendidikan  dan sebagai Pegawai Negeri Sipil  2) Masyarakat mempunyai kesadaran yang rendah terhadap pentingnya pendidikan  mengingat tanpa bersekolah pun mereka dapat memperoleh penghasilan yang besar  dan 3) Peran PKBM di Karimun sangat penting dalam mengurangi buta aksara ditandai dengan banyaknya peserta dewasa yang mengikuti Program Keaksaraan Paket A  B  dan C  serta Keaksaraan Usaha Mandiri dan Keaksaraan. Selain itu  anak-anak juga mengikuti Kelompok Bermain dan Pendidikan Anak Usia Dini. Penelitian ini menyimpulkan Peran PKBM sangat penting dalam mengurangi buta aksara di Kabupaten Karimun  karena waktu belajar di PKBM lebih fleksibel dibandingkan dengan sekolah formal. Hambatan pelaksanaan PKBM di Karimun  antara lain jam kerja warga belajar  jauh dan sulitnya jarak tempuh  keterbatasan jumlah tutor dan besar honor tutor.       PDF</note>
 <subject authority="">
  <topic>1. BUTA AKSARA - KABUPATEN KARIMUN - PENGURANGAN&#13;2. PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT</topic>
 </subject>
 <classification>370.7 JUR</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-71183</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-11-06 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-11-06 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>