

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="-71372">
 <titleInfo>
  <title>Kerjasama antara Badan Pertanahan Nasional dan Kementrian Pertanian dalam Rangka Mewujudkan Ketahanan Pangan</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dwi Suprasto</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Bagian Serial Jurnal Iptek Pertanahan: Pusat Penelitian dan Pengembangan Badan Pertanahan Nasional RI</publisher>
  <dateIssued></dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">ind</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Index Artikel</form>
  <extent>Sumber artikel:Jurnal. Halaman: 113-122</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bag i bangsa Indonesia  tanah merupakan unsur vital dalamakmkeuhraidnupraaknybaet berbangsa dan bhernegara. Meskipun telah diamanatkan dalam UUD 1945 bahwa tanah merupakan sumber kemakmuran    rakya m mi nIndonesiaka n    p e ngmasihguna a nc u dk au hp besar (sekitar 39 juta jiwa). Hal ini terjadi karena masih terjadi ketimpanga. n struktur penguasaan  pemanfaatan tanah (P4T). Lebih lanjut  permasalahan pertanahan ini akan berdampak terhadap rapuhnya ketahanan pangan yang pada akhirnya akan berpengaruh terhadap ketahanan nasional. Adanya program redistribursi tanah yang dilaksanakan oleh Badan Pertanahan Nasional RI  bisa sedikit mengurai permasalahan ketimpangan penguasaan tanah. Petani yang menjadi sasaran penerima program ini  tidak boleh ditinggal begitu saja  namun harus diberdayakan agar tanah yang diperoleh bisa dimanfaatkan agar bisa berproduksi. Untuk itulah  program akses reform sangat dibutuhkan dalam rangka mernberdayakan petani. Kementenan pertanian selaku lembaga teknis yang berkompeten membina petani  berkewajiban membimbing petani agar bisa mengusahakan tanahnya dengan baik. Diharapkan dengan sinergi antara Badan Pertanahan Nasional RI dan Kementerian Pertanian  petani Indonesia bisa memberdayakan dirinya sendiri serta tanah yang diperolehnya sehingga rnarnPu mening katkan kesejahteraan dirinya dan keluarga sekaligus mewujudkan ketahanan pangan nasional. Kata Kunci   redistribusi tanah  akses reform  P4T  permodalan  ketahanan pangan</note>
 <subject authority="">
  <topic>1. RESTRIBUSI TANAH&#13;2. KETAHANAN PANGAN</topic>
 </subject>
 <classification>631.4072 JUR</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT Perpustakaan UM Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan UM</physicalLocation>
  <shelfLocator>2</shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>-71372</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-11-19 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-11-19 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>